• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 11 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Untung Besar Bah! Gas 3 Kg di Tanjungbalai Langka, Dijual Rp30 Ribu Pertabung

Editor: Suganda
Senin, 5 November 2018
Kanal: Daerah, Ekonomi

Editor:Suganda

Senin, 5 November 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tanjungbalai, perjuanganonline | Gas 3 Kg kembali langka di Kota Tanjungbalai. Imbasnya, harga melonjak drastis hingga mencapai Rp30.000.

Itu ditemui di beberapa lokasi, seperti di Jalan Anwar Idris dan Pulo Simardan pada Minggu 4/11/2018, kemarin.

Hal ini jelas membuat masyarakat resah, padahal pemerintah setempat menegaskan agar agen jangan menjual di atas harga eceran.

Ketua DPP Aktivist Nelayan Jayantara Indonesia (ANJ) Nazmi Hidayat Sinaga menjelaskan sejatinya pada Mei 2018 lalu melalui media Kabag Perekonomian Setdakot Tanjungbalai sudah menyatakan dengan tegas dan jelas bahwa di Kota Tanjungbalai ada 4 Agen elpiji 3 Kg yang membawahi 117 Pangkalan dan 4 outlet dengan jatah atau DO dari Pertamina sebanyak 560 tabung perhari untuk setiap agen.

“Sehingga beliau memperkirakan gas bersubsidi tersebut dapat mencukupi kebutuhan warga. Bahkan pada Oktober 2018 baru-baru ini Pemko Tanjungbalai melalui Kasubbag Pengembangan Usaha Ekonomi ingatkan agen dan pangkalan agar tidak menjual elpiji 3 Kg diatas HET. Pernyataan tersebut disampaikan saat melakukan Monitoring Evaluasi dan pengawasan elpiji 3 Kg di beberapa lokasi di wilayah Kota Tanjungbalai, mereka juga menemukan harga jual yang bervariatif mulai Rp20.000 hingga Rp.23.000, per tabung, sementara harga dipangkalan berkisar Rp17.000, hingga Rp19.000, pertabung. Jelas-jelas harga ini sangat jauh dari harga eceran tertinggi yaitu Rp16.000, pertabung,” bebernya

“Bahkan saya sendiri kemarin Minggu tanggal 4/11/2018, membeli gas elpiji 3 Kg hingga mencapai Rp 30 ribu,” jelasnya.

Dia mengungkapkan dari penjelasan dan survei Pemko Tanjungbalai beberapa bulan yang lalu membuktikan bahwa tidak ada sanksi tegas atau tindakan konkrit lainnya yang diberikan terhadap para agen dan pangkalan yang telah menjual harga LPG 3Kg diatas HET hingga menembus harga Rp.30.000,- pertabung,”

“Ini merupakan harga fantastis, sementara sama-sama kita ketahui LPG 3 Kg ini adalah gas bersubsidi yang diberikan untuk masyarakat miskin, akan tetapi dengan lonjakan harga yang signifikan apakah masyarakat miskin mampu membeli gas bersubsidi tersebut,” tegasnya.(P03/PJS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Gask 3 KgTanjungbalai
Berita sebelumnya

Pelaksanaan Ujian CAT Seleksi CPNS di Kabupaten Samosir Molor

Berita selanjutnya

Hotman Paris Hutapea Inginkan Klub Malam di Danau Toba

TERBARU

Kegiatan Finishing RTLH TMMD Ke-127: Wujud Nyata Kepedulian TNI Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026

PSEL Medan Raya Mulai Dipersiapkan, Pemko Medan Bebaskan Lahan dan Siapkan Anggaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026

Respon Cepat Polsek Bangun Tangani Kebakaran Rumah Warga di Nagori Serapuh, Kerugian Capai 250 Juta Rupiah

Rabu, 11 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd