Asahan, POL |
Ketua BPD Desa Lobu Rappa R Tampubolon mengkritik keras pengerjaan proyek lanjutan pembangunan rabat beton di Dusun II Desa Lobu Rappa Kecamatan Aek Songsongan Asahan yang kini telah telah rampung.
“Pengalokasian dana DD untuk membangun rabat beton di lokasi ini, kurang tepat, karena sama sekali tidak memenuhi skala prioritas dan tidak mencakup kepentingan warga banyak,” kata Tampubolon,Kamis (04/07/2019).
Menurutnya, lokasi keberadaan rabat beton itu jauh dari permukiman warga. Artinya, keberadaan rabat beton tersebut hanya bermanfaat kepada segelintir warga yang memiliki lahan atau ladang di dekat jalan beton tersebut.
“Memang sudah terbalik logika para oknum di jajaran Pemdes Lobu Rappa ini. Mereka mengenyampingkan prioritas kebutuhan penduduk dengan memprioritaskan pembangunan sarana ke kompleks pemakaman ketimbang pemukiman penduduk. Contohnya, jalan ke dan di tengah pemukiman penduduk di Dusun IV yang sudah lama diusulkan warga agar dibangun rabat beton lantaran kondisi jalannya sangat buruk dan berlumpur pada musim penghujan sama sekali tidak digubris oleh Kades,” urai Tampubolon.
Sebaliknya, kata dia, para “penghuni tanah wakaf” yang sudah tidak pernah lagi menyampaikan usulan malahan diutamakan pembangunan rabat beton ke areal “pemukiman” mereka.
Dilanjutkan Tampubolon, logika terbalik para oknum aparat desa terlihat dalam membuat prioritas pembangunan penggunaan dana DD.Banyak keanehan dalam pelaksanaan pembangungan. Pihak Pemdes Lobu Rappa terkesan lebih mementingkan membangun rabat beton ke kompleks permukiman warga yang telah meninggal ketimbang kompleks pemukiman warga yang masih hidup.
Diuraikannya, jalan menuju ke tanah wakaf di Dusun V telah ditingkatkan jadi rabat beton melalui DD TA 2018 lalu.Begitu juga dengan DD TA 2019 ini Pemdes Lobu Rappa telah mengalokasikan dana untuk membuat 2 lagi paket proyek rabat beton ke areal tanah wakaf masing-masing di Dusun I Dolok Maraja dan Dusun IV Lobu Rappa.
“Guna mencari solusinya Ketua BPD Desa Lobu Rappa bersama semua anggota BPD menyatakan akan membuat laporan ke Bupati Asahan,” kata Tampubolon. (POL/RES)
