Samosir, POL | Tim Supervisi PKK Sumut melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir. Kehadiran Ketua Tim Supervisi, M. Nirman Subkhan Nasution dan rombongan disambut Bupati Samosir melalui Asisten I, Tunggul Sinaga didampingi Ketua PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta M. Sitanggang di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (31/01/2023).
Kunjungan PKK Sumut dalam rangka melakukan pembinaan dan supervisi Desa/ Kelurahan Percontohan, Pelaksanaan tertib administrasi, PAAR, UP2K PKK, Hatinya PKK, IVA TEST DAN PTP2WKSS di Kabupaten Samosir.
Pada kesempatan ini, Asisten 1 Tunggul Sinaga dan Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta M. Sitanggang menyerahkan laporan PKK Kabupaten Samosir kepada Ketua tim Supervisi, diantaranya Laporan pelaksanaan tertib administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), UP2K PKK, Pelaksanaan Hatinya PKK, dan pelaksanaan IVA Test.
Bupati Samosir melalui Asisten I, Tunggul Sinaga menekankan, PKK untuk aktif dalam percepatan penurunan stunting dengan target 14% pada tahun 2024. “Saya berharap, tim penggerak PKK Kabupaten Samosir membangun komunikasi yang baik dengan TP. PKK Sumut agar tercipta kolaborasi dan sinergitas dalam melaksanakan program pembinaan di Kabupaten Samosir,” tutup Tunggul Sinaga.
Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta M. Sitanggang menyampaikan, secara global tetap melakukan pembinaan 10 program pokok PKK di Kabupaten Samosir. Dalam menjalankan 10 program pokok PKK, Ny. Harta M. Sitanggang meminta dukungan propinsi dan kabupaten terkait anggaran yang masih minim.
“Untuk itu, kami memohon PKK propinsi untuk membantu kami dalam pembinaan PKK tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa,” tambahnya.
Sementara itu, Tim Supervisi PKK Sumut, Rosida Berutu mengatakan, kunjungan supervisi ke Kabupaten Samosir dalam rangka hari kesatuan gerak PKK 2023.
Ditekankan, agar PKK di kabupaten sampai ke desa dapat menciptakan jaringan luas kepada mitra yang tidak mengikat, berinovasi dengan kreatifitas yg lebih menarik. Mampu mencapai kelompok dasawisma yang maksimal.
“Tanamkan tekad, jadilah kader cerdik dan gemilang, kreatifitas dalam berbagai hal. SDM PKK harus mampu secara totalitas, gemilang dan bermartabat,” imbuh Rosida.
Lebih lanjut disampaikan beberapa hal terkait dengan program nasional yg harus disikapi, yaitu suntik polio. Menurut Rosida, Propinsi Sumut merupakan ring kedua yang memiliki penyakit polio setelah Aceh.
Mengantisipasi hal tersebut, akan diadakan program Pekan polio di Sumut dengan membuka Posyandu selama 1 pekan pada tanggal 13-20 Pebruari 2023. Imunisasi polio untuk 1,3 juta balita, harus dituntaskan minimal diangka 95 %.
Dalam percepatan penurunan stunting, Rosida menuturkan bahwa stunting di Kabupaten Samosir mengalami penurunan. Akan tetapi masih membutuhkan kerja keras untuk mengejar target diangka 14 % pada tahun 2024.
“Untuk itu, peran PKK harus semakin ditingkatkan. Masih dibutuhkan kerja keras, dengan melibatkan semua unsur,” pungkasnya.(POL/SBS)
Berikan Komentar:







