Toba, POL | Baru seumur jagung proyek peningkatan jalan lapis penetrasi (Lapen) menuju pantai pasifik Desa Patane 4 Kecamatan Porsea Kabupaten Toba tahun 2022 sudah mulai terkelupas.
Proyek yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba dengan pagu anggaran Rp. 150.000.000.- terkesan dikerjakan asal jadi.
Menurut sejumlah aparat pemerintah desa setempat, mereka tidak mengetahui dari mana sumber kegiatan tersebut. Sebab, selama pekerjaan berlangsung tidak pernah terlihat papan proyek di lokasi pekerjaan.
Malahan sejumlah informasi yang didapat media ini di lapangan, kegiatan itu seperti sengaja dikaburkan sehingga tidak dipasang papan proyek pada lokasi kegiatan.
Keras dugaan Pihak penyedia jasa dan pihak PUTR bekerja sama untuk mengelabui masyarakat. Pasalnya kegiatan tersebut APBDP tahun 2022 sudah selesai dikerjakan pada 25 September 2022, sementara SK. APBDP ditandatangani tanggal 1 Nopember 2022 sebut sumber dilapangan.
Sumber tersebut menambahkan, terjadi curi start dalam kegiatan pekerjaan Lapen menuju pantai Pasifik, kegiatan itu diduga lepas dari pengawasan Dinas PU. Sebab tidak mungkin SPPD para pengawas bulan Nopember dan bulan Desember ditandatangani pada bulan September sebutnya menguatkan alasannya, untuk hal tersebut Kejari Toba diminta mengusut permainan kotor itu tambahnya.
Dari pantauan media ini di lapangan pada hari Rabu (17/5/2024), sepanjang ruas jalan terlihat sudah mulai terkelupas, secara kasat mata dilihat material yang digunakan seperti batu tidak bersih dan bercampur tanah, aspal yang digunakan sangat tipis atau sekitar 2 kg/ M2, dan volume diduga tidak sesuai dan kurang gilas.
Terkait hal tersebut, media ini mencoba minta konfirmasi kepada Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) melalui aplikasi Whatsapp, Saur Sitorus mengatakan akan memerintahkan pihak penyedia untuk melakukan pemeliharaan sebutnya. (POL/Tb. 3)
