Padangsidimpuan, POL | Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan Hendry Silitonga SH MH, terinspirasi menyelamatkan masa depan generasi muda dan berpanya mewujudkan Kota Padangsidimpuan Kota Bersih Narkoba (Bersinar).
Katanya, walau masih sebulan lebih menjabat Kajari Padangsidimpuan, banyak sekali kasus narkoba yang diterimanya, Ada apa ? Akan bagaimana nasib generasi muda kita ke depannya ?” kata Hendry mengawali sambutannya di resepsi peringatan HBA ke-60, Rabu (22/7/2020).
Bertolak dari itu, Kajari Padangsidimpuan terinspirasi untuk membuat program pemberantasan peredaran narkoba yang dilakukan secara bersama-sama oleh segenap institusi dan elemen masyarakat. Sehingga Padangsidimpuan bisa menjadi Kota Bersinar
Sa anak sa boru (menganggap semua anak itu sebagai anak bersama) yang merupakan sebuah kearifan lokal yang lama hilang, harus digelorakan kembali. Sehingga segala kemungkinan yang dapat merusak generasi muda kita dapat diantisipasi.
Hendry juga menyampaikan insprisasinya saat menerima kehadiran Wali Kota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution, Wakil Wali Kota Arwin Siregar, Sekda Letnan Dalimunthe, pimpinan OPD, Ketua DPRD Siwan Siswanto, dan Ketua PWI Tabagsel Sukri Falah Harahap.
Katanya lagi, tindakan pemberantasan peredaran narkoba di lapangan oleh polisi dan BNN terasa sudah cukup efektif . Namun akan jauh lebih efektif lagi jika segenap elemen masyarakat dilibatkan di dalamnya.
Aksi pemberantasan tidak akan cukup hanya dengan sosialisasi dan tindakan hukum. Tetapi harus dibarengi dengan gerakan bersama menumbuhkan semangat masyarakat unutk ikut terlibat memberantasnya. Sehingga bisa dilakukan pencegahan sejak dini.
“Kejaksaan Pasangsidimpuan siap menjadi fasilitator bagi seluruh institusi dan elemen,untuk membentuk sebuah tim terpadu pemberantasan narkoba di Kota Padangsidimpuan. “Kita harus bertindak. Kalau bukan sekarang, kapan lagi ? Kalau bukan kita, siapa lagi ?” katanya.
Diakuinya juga, aksi pemberantasan peredaran narkoba oleh Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK MH, dan jajarannya sudah sangat baik. Tetapi tentu butuh dukungan segenap elemen. Tidak hanya dukungan lewat kata-kata, tetapi harus aksi nyata.
“Mohon maaf, tujuan kita demi untuk menyelamatkan masyarakat kota ini dari dahsyatnya bahaya narkoba. Kita sama-sama punya anak, maka sinergitas harus kita bangun bersama. Niat ini tulus datang dari lubuk hati yang paling dalam,” ujarnya.
Menyahuti ini, Wali Kota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution dan Ketua DPRD Siwan Siswanto menyatakan siap bersinergi memeberantas peredaran narkoba lewat gerakan tim terpadu. Mereka berterimakasih kepada Kajari yang telah peduli kepada masyarakat kota ini.
“Harapan kami pak Kajari, alangkah baiknya kita lebih dahulu meminta pendapat ibu Kapolres dan ibu Kepala BNN. Baru kita undang pak Dandim 0212/TS, Danyon 123/RW, Danyon C Brimobdasu, perwakilan tokoh agama, adat dan pemuda,” katanya.
Pada prinsipnya, eksekutif dan legislatif sangat siap untuk menjalankan gagasan Kajari Padangsidimpuan tersebut. Menurut mereka, inspirasi ini berkah di HBA ke-60, dan menjadi penyemangat baru aksi penyelamatan masyarakat dari bahaya narkoba. (POL/NP.02)
