Rantauprapat, POL | Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Labuhanbatu Hulwi SE melakukan Pemutusan Kontrak terhadap 6 tenaga Honor yang bekerja di dinas tersebut.
Pemutusan Kontrak itu diduga sepihak karena tidak ada surat teguran pertama maupun teguran terakhir kepada 6 tenaga honor tersebut.
Yang anehnya di dinas tersebut ada pemasukan kontrak baru terhadap tenaga honor untuk Tahun anggaran 2024 sebanyak 6 orang. “Biasa lah dibuang enam lalu di masukkan lagi enam orang, mengertilah abang,” ucap salah seorang pegawai yang tidak ingin namanya ditulis.
Kepala Dispora Hulwi SE saat dikonfirmasi, Minggu (21/4/2024 ) mengatakan, pemberhentian atau pemutusan tenaga kontrak di bawah kepemimpinannya karena tenaga kontrak tersebut tidak pernah masuk. ” Tenaga honor itu tidak pernah masuk bagaimana tidak kita berhentikan,” ucap Hulwi.
Ketika ditanyakan kalau tidak pernah masuk mengapa gaji mereka di tahun 2023 sampai Desember berjalan dan mengapa tidak dilakukan peringatan atau surat teguran aras ketidakhadiran tenaga honor tersebut.
Kepala dinas Pemuda Olah Raga dan Budaya dan Pariwisata mengalihkan dengan mengatakan mengapa kau sentimen kali sama aku.”Sedang kemalangan aku, kemanakan kemalangan jumpa saja kita,” ucap Hulwi
Sementara itu salah seorang tenaga honor yang dilakukan pemutusan kontrak mengatakan sangat sedih atas tidak diperpanjangnya kontrak mereka. “Kalau benar karena uang kenapa harus memasukkan tenaga kontrak yang baru. Kami siap koq membayar agar kami tidak diputus kontrak,” ucap tenaga honor yang tidak ingin disebutkan namanya.
Dijelaskannya, selama kepemimpinan Bupati dr Erick Atrada tidak pernah ada pemutusan tenaga kontrak, namun sekarang pemutusan kontrak honor dilakukan.
Sementara itu Plt Bupati Hj Elya Rosa Siregar saat berbincang dengan wartawan Perjuangan mengatakan sudah menelpon apa alasan kadis memberhentikan tenaga kontrak di dinasnya, namun alasan kadis karena tidak masuk.
“Kadis mengatakan karena tidak pernah hadir. Kalau sebulan tidak masuk mengapa tidak berhentikan saja dari dulu mengapa sekarang baru diberhentikan,” ucap Ellya Rosa. (Ars)
