Kadispar Samosir: Pagelaran HSF Tergantung Perkembangan Kasus Covid-19

Samosir, POL | Guna mendatangkan wisatawan ke Danau Toba khususnya Kabupaten Samosir, di tahun 2021 ini, pemkab setempat melalui Dinas Pariwisata berencana menyelenggarakan 10 event wisata bertajuk Horas Samosir Fiesta (HSF), yang rutin digelar tiap tahun.
Pada tahun 2020, Pemkab Samosir merencanakan 11 event wisata. Namun seluruh event tersebut batal diselenggarakan akibat pandemi Covid-19. “Event kita di tahun 2020 itu nol. Satupun gak ada yang digarap,” kata Kadis Pariwisata Samosir, Dumosch Pandiangan, Kamis (11/3/2021).
Event wisata pertama, rencananya akan dimulai dengan penyelenggaraan Festival Gondang Naposo. Namun mengingat kasus Covid-19 yang tak kunjung mereda, nasib event tersebut belum jelas.
 
Kadis Pariwisata Samosir, Dumosch Pandiangan menambahkan bahwa pihaknya tengah koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengenai izin menyelenggarakan event wisata di Kabupaten Samosir.
“Pagelaran paling dekat adalah Festival Gondang Naposo bulan April 2021. Tetap koordinasi dengan satgas, bila ada izin kita mulai latihan,” sebut Dumosch Pandiangan.
Sembilan event lainnya adalah Samosir Band Festival, Sigalegale Carnival, Samosir Harvest, Horja Bius, Samosir Lake Toba Ultra Marathon, festival Ulos, Festival Solu Bolon, Christmas Seasons, dan Festival Sipinggan.
Namun mengingat kasus Covid-19 yang masih terus bertambah dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sedang dilakukan di Samosir, lanjutnya, sangat tidak memungkinkan untuk melanjutkan rencana pagelaran event tersebut.
Adapun mengenai industri pariwisata sektor perhotelan, Dumosh menyatakan sejak pandemi Covid-19 terjadi fluktuasi pengunjung hotel dan homestay di Kabupaten Samosir.
Terdapat sekitar 125 hotel dan homestay di kabupaten tersebut. Pada hari biasa, rata-rata kamar hotel dan homestay yang terisi hanya berkisar 10 persen dari seluruh jumlah kamar.
Pada hari libur maupun akhir pekan, kamar hotel yang menerapkan protokol kesehatan biasanya terisi antara 80 hingga 100 persen.
“Kalau kita untuk secara umum sifatnya musiman. Rata-rata hotel yang dimanage dengan baik itu penuh,” pungkas Dumosch. (POL/SBS)
Berikan Komentar:
Exit mobile version