• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 11 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Alamak… Garut Heboh oleh Grup Sesama Jenis!

Editor: Suganda
Senin, 8 Oktober 2018
Kanal: Uncategorized

Editor:Suganda

Senin, 8 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Garut, perjuanganonline | Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah dihebohkan kemunculan grup Facebook sesama jenis. Parahnya, anggota grup diisi siswa SMP dan SMA dengan jumlah anggota mencapai 1.000 orang lebih.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kabupaten Garut, Rahayu mengatakan, lembaganya pertama kali memperoleh informasi itu sekitar dua hari yang lalu, dari grup media sosial.

“Bukan hanya kaget, tapi juga sangat prihatin sekaligus miris,” ujar Rahayu, Minggu (7/10).

Dalam waktu singkat, rangkaian penyebaran isu itu sudah beredar luas melalui Whatsapp. Tak ayal ragam ungkapan penyesalan dan keprihatinan langsung muncul.

Bahkan setelah dilakukan penelusuran masuk ke dalam akun ‘Kumpulan Barudak Gay SMP/SMA Garut’ itu, ditemukan tiga grup penyuka sesama jenis yang beredar. Pertama dikhususkan untuk anak sekolah SMP dan SMA.

“Sedangkan dua grup lain untuk beberapa wilayah kecamatan,” ujar dia.

Terkait temuan tersebut, Rahayu mengaku akan melapor ke Polres Garut karena membahayakan generasi muda.

“Pemerintah harus berikan tindakan hukum kepada pembuat grup dan para pelaku agar jera,” pinta dia.

Keluhan serupa disampaikan Ketua Garut Education Watch (GEW), Sony Mulyadi Supriadi. Menurutnya, kemunculan ini harus segera mendapat perhatian serius dari semua pihak terutama pemerintah daerah.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama dan semua harus turun tangan untuk mengatasinya,” kata dia.

Ia mengatakan, kemunculan akun penyuka jenis itu menunjukkan lemahnya pengawasan semua pihak atas gejala sosial yang terjadi di masyarakat. Meskipun mayoritas anggotanya terdiri dari pelajar SMP dan SMA, bukan berarti tanggung jawab hanya dipikul sekolah dan dinas pendidikan.

“Semua elemen yang ada, mulai ulama/tokoh agama, aparat penegak hukum dan juga masyarakat, harus turun langsung (mengatasi),” katanya.

Namun khusus lembaga pendidikan terutama sekolah, lembaganya meminta peranan guru Bimbingan Konseling (BK) lebih aktif mengawasi dan memberikan bimbingan siswa didiknya.

“Yang jelas sangat prihatin, bahkan dari informasi yang kami peroleh, jumlah anggotanya sudah mencapai 1.200 orang,” ungkap dia.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, mengaku lembaganya telah menerima informasi adanya grup penyuka sesama jenis melalui akun Facebook. Untuk itu, lembaganya akan segera melakukan penyelidikan.(P03/BS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Inilah Beda Kepemimpinan Jokowi dan SBY versi JK

Berita selanjutnya

Mahasiswa USU Pendemo Jokowi Dibubarkan

TERBARU

Prima Group Berbagi dengan 30 Panti Asuhan di Medan

Selasa, 10 Maret 2026

Wakil Bupati H. Jamri: Safari Ramadhan Merupakan Wadah Bagi Pemerintah Menjemput Aspirasi Warga

Selasa, 10 Maret 2026

Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda, Pemko Medan Salurkan Bantuan dan Santuni Anak Yatim

Selasa, 10 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd