Samosir, POL | Pemerintah Kabupaten Samosir bersama manajer Geosite Geopark Kaldera Toba Samosir serta tim Perwakilan Universitas Parahyangan Bandung membahas pemenuhan rekomendasi UNESCO bagi Geopark Kaldera Toba (GKT) menjadi UNESCO Global Geopark (UGG) di gedung Geopark Kaldera Toba, Sigulati, Kecamatan Sianjur Mulamula, (16/05/2019).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Samosir, Saul Situmorang, didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait.
Secara teknis, Manajer Geosite GKT Samosir, Wilmar Simanjorang memaparkan bahwa persiapan menuju UGG hampir rampung dengan mengacu kepada rekomendasi yang diberikan.
Namun salah satu rekomendasi yang perlu disegerakan, kata Wilmar adalah adanya website yang memudahkan para wisatawan potensial untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang GKT dan dapat mencitrakan GKT secara baik.
Di samping itu, Wilmar Simanjorang memaparkan sedang dirancang Hutan Nusantara di lokasi GKT yang diharapkan akan menambah isi dari Geopark Kaldera Toba untuk menciptakan daya tarik bernilai lebih yang didukung oleh geosites, hutan, dan Danau Toba.
Dalam rapat tersebut, Saul Situmorang, yang mewakili Bupati Samosir, menekankan agar desain yang telah dirancang segera ditindaklanjuti dengan serius. Sehingga tahun 2019 ini, GKT dapat disahkan oleh UNESCO menjadi Global Geopark (UGG) dan memberi dampak ekonomis secara langsung bagi Kabupaten Samosir.
“Agar Kabupaten Samosir menjadi salah satu tujuan wisata andalan kelas dunia di Indonesia bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” katanya.(POL/SBS).







