• Redaksi
  • Hubungi Kami
Sabtu, 27 Juni 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Kepala Bappenas: Ibu Kota Baru Hanya Akan Dihuni 1,5 Juta Penduduk

Editor: Suganda
Senin, 6 Mei 2019
Kanal: Nasional

Editor:Suganda

Senin, 6 Mei 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro memastikan pemindahan ibu kota tidak didesain sebesar Jakarta. Menurutnya, secara skenario ibu kota baru dirancang hanya dihuni untuk 900 ribu sampai 1,5 juta penduduk.

Dia menjelaskan, jumlah penduduk ibu kota baru nanti apabila disandingkan dengan kota lain tetap tak masuk dalam 10 kota dengan penduduk terbesar.

“Dalam skenario kami hanya ada dua pilihan, untuk 1,5 juta (penduduk) atau hanya 900 ribu (penduduk),” kata Bambang dalam diskusi media di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Senin (6/5).

Dia menuturkan bahwa pemerintah fokus untuk membuat ibu kota baru sebagai pusat pemerintahan dan dapat menumbuhkan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut. Bambang menyebut pusat pemerintahan memiliki nilai ekonomi yang tak kecil.

“Pusat pemerintahan bagaimana pun itu punya nilai ekonomi yang tidak kecil, yang akan bisa kemudian menjadi faktor yang menumbuhkan ekonomi di sekitar wilayah ibu kota baru tersebut,” jelas dia.

Mantan Menteri Keuangan itu mengatakan pemindahan ibu kota tak akan menghentikan pembangunan di Jakarta. Nantinya, Jakarta tetap menjadi pusat bisnis dan keuangan.

“Karena ide jakarta sebagai pusat bisnis. Tetapi pemerintahan ditambah kedutaan, eksekutif, legislatif, yudikatif, tentunya akan berada di ibu kota baru,” tutur dia.

Bambang lalu mencontohkan Brazil yang berhasil memindahkan ibu kota dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Bambang menyebut Brasilia dibangun hanya untuk sebagai pusat pemerintahan. Kini Brasilia menjadi kota ketiga terbesar di Brazil.

“Artinya upaya untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi di pedalaman Amazon paling tidak berhasil ya. Berhasil tidak hanya di pantai selatan tetapi juga di pedalaman Amazon, khususnya di sekitar kota Brasilia,” ujarnya.(LP)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bambang BrodjonegoroBappenas
Berita sebelumnya

Sudah Dihukum, TNI AD Akui Ada Prajurit Tak Netral Saat Pemilu

Berita selanjutnya

Sitindaon: Demokrat tak Pernah Nyatakan Prabowo Menang 62%

TERBARU

Bukan Sekadar Kompetisi, Ajang Duta GenRe Medan Siapkan Remaja Jadi Pelopor Penggerak Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026

Tinjau Rumah Adat Sisingamangaraja Yang Terbakar, Rico Waas Pastikan Segera Dilakukan Perbaikan

Sabtu, 27 Juni 2026

Peringati Lebaran Yatim 10 Muharam, Rico Waas Ajak Anak Yatim Duafa Belanja Baju Baru

Sabtu, 27 Juni 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd