• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 22 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Rico Waas Temui Ojol Korban Penganiayaan, Pastikan Dishub Medan Tertibkan Jukir Liar

Editor: Editor
Senin, 8 September 2025
Kanal: Kota

Editor:Editor

Senin, 8 September 2025
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Sebagai bentuk rasa empati dan keprihatinan atas kejadian penganiayaan terhadap pengemudi Ojek Online (Ojol) yang diduga dilakukan oleh Juru Parkir (Jukir) liar, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemui Ojol korban penganiyaan tersebut di rumahnya, Jalan Amaliun, Gang Bandung, Medan Area, Minggu (7/9/2025).

Saat ditemui Rico Waas, dengan wajah masih berbalut perban, Khairul Arifin (Ojol Korban Penganiayaan) ini menceritakan kejadian penganiayaan yang terjadi Sabtu (6/9) kemarin di seputaran jalan Irian Barat simpang jalan Veteran, tepatnya dekat rumah sakit Murni Teguh atau Mall Centre Point. Kejadian ini pun viral di tengah masyarakat melalui media sosial.

Dijelaskan Khairul, awal kejadian, dirinya yang mendapatkan orderan di lokasi tersebut memarkirkan sepeda motornya di swalayan Indomaret. Bukan hanya parkir, namun dirinya membeli minuman. Saat hendak keluar, Khairul diminta uang parkir oleh orang yang diduga jukir liar, dikarenakan tidak ada bed tanda pengenal. padahal dirinya mengetahui parkir di swalayan tersebut tidak dikenakan uang parkir.

“Saya jelaskan kepada jukir liar bahwa baru membeli minuman di swalayan, dan disini pun semestinya tidak dikutip parkir. Kami pun sempat beradu argumen, namun Jukir liar tersebut tiba-tiba memukul wajah dan membuat kaca mata saya pecah, bahkan bibir juga pecah dan terluka”, jelas Khairul Arifin sembari menambahkan tidak hanya wajah Jukir liar tersebut juga memukul kepala belakang hingga pundak.

Dengan kondisi bibir berdarah dan kacamata pecah, Khairul meminta bantuan sesama rekan ojol untuk dibantu dan dipandu ke kantor Polsek Medan Timur yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Karena matanya minus tidak dapat melihat dengan jelas.

“Karena kacamata saya pecah setelah dipukul, saya yang matanya minus sehingga membuat kesulitan untuk melihat meminta tolong kepada rekan-rekan Ojol. Saya bilang tolong bang, mata saya minus, tidak jelas melihat bawakan saya untuk melapor ke Polsek. Mereka lalu membawa saya ke Polsek Medan Timur”, jelas Khairul.

Kemudian lanjut Khairul, polisi merespon cepat laporannya dan mengamankan pelaku penganiyaan. “Alhamdulillah polisi respon cepat dan pelaku langsung diamankan di kantor Polisi’, ucapnya

Diakui Khairul, orang tuanya tidak mengetahui pasti kejadian tersebut gimana karena tidak ingin membuat mereka kepikiran. Baru didepan bapak Wali Kota Medan ini orang tua saya mendengar ceritanya.

“Kami berharap pak kejadian ini tidak terulang kembali, ini juga menjadi harapan rekan-rekan ojol yang lain. Untuk pelaku saya ingin dihukum sesuai aturan yang berlaku”, harapnya.

Mendengar cerita Ojol, Rico Waas merasa prihatin atas kejadian yang dialami Khairul Arifin. Oleh karenanya selain menemui korban Rico Waas, juga dengan tegas meminta kepada Dishub Medan untuk menindak Jukir liar agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kejadian yang dialami ojol ini tentunya menjadi warning dan keprihatinan kita semua.

“Kami merasa prihatin atas kejadian ini. Saya atensi khusus Dishub, tindak jukir liar, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali”, kata Rico Waas didampingi Kadishub Erwin Saleh dan Camat Medan Area.

Rico Waas juga meminta kedepannya Jukir resmi harus dapat dikenali oleh masyarakat. Sehingga dapat diketahui mana jukir yang resmi mana yang liar.

“Saya mau kedepannya kita mengenali Jukir resmi, baik itu dari rompi dan bed pengenalnya. Untuk itu kita sedang menyiapkan Satgas khusus untuk pungli di perparkiran “, jelas Rico Waas.

Kepada Kadishub, Rico Waas meminta untuk mengawal terus proses laporan penganiayaan yang dialami Ojol dikantor polisi. “Ini atensi saya. Kawal terus, Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku”, ujar Rico Waas.

Secara terpisah, Kadishub Erwin Saleh mengungkapkan sebagaimana arahan bapak Wali Kota Medan Rico Waas, Dishub Medan akan menertibkan dan menindak jukir liar.

“Kami akan lakukan penindakan terhadap jukir liar. Malam ini Dishub bekerjasama dengan Kepolisian akan menertibkan jukir liar di kota Medan”, jelasnya. (ISV)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Jukir LiarOjolPastikan DishubPenganiayaanRico
Berita sebelumnya

Musda VI PKS Kota Medan 2025, Rico Waas: PKS Sejatinya Saudara Bagi Saya

Berita selanjutnya

Tim Terpadu Forkopimda Langkat Tertibkan Dua Tempat Hiburan Malam Tak Miliki Izin

TERBARU

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026

Takbir Menggema di Medan, Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan Dengan Hati Bersih

Sabtu, 21 Maret 2026

PTPN IV PalmCo Tegaskan Komitmen Anti-Gratifikasi Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd