• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 22 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Keynote Speaker Seminar Ketahanan Pangan, Pj Gubernur Hassanudin Paparkan Potensi Pertanian di Sumut

Editor: Editor
Minggu, 15 Oktober 2023
Kanal: Kota

Editor:Editor

Minggu, 15 Oktober 2023
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menjadi narasumber pada Seminar Nasional Ketahanan Pangan dalam rangka Dies Natalis ke - 60 Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sumatera Utara di Ballroom Bank Sumut Lt. 10 Jalan Imam Bonjol Nomor 18 Medan, Sabtu (14/10). (Diskominfo Provsu)

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menjadi narasumber pada Seminar Nasional Ketahanan Pangan dalam rangka Dies Natalis ke - 60 Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sumatera Utara di Ballroom Bank Sumut Lt. 10 Jalan Imam Bonjol Nomor 18 Medan, Sabtu (14/10). (Diskominfo Provsu)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengatakan Sumut memiliki potensi pertanian yang sangat besar, dalam mendukung terwujudnya ketahanan dan kedaulatan pangan.  Sumut memiliki wilayah yang luas, baik darat maupun laut. Wilayah darat sekitar 72 juta hektare,  lahan sawah  sekitar 348.000 hektare, dan luas lahan kering satu juta hektare.

“Ini adalah potensi yang sangat besar, bila dikelola dengan baik akan mampu mencukupi kebutuhan pangan penduduk Sumut sekitar 15 juta orang,” kata Pj Gubernur Hassanudin saat menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional tentang Ketahanan Pangan  yang dilaksanakan Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Ballroom Bank Sumut, Lantai 10, Jalan Imam Bonjol, Nomor 18 Medan, Sabtu (14/9/2023).

Menurut Hassanudin, isu pangan menjadi salah satu persoalan global dan juga masih menjadi permasalahan di Sumut. Terutama karena  berkontribusi penyumbang inflasi dari bergejolaknya harga pangan.

“Saat kita bicara ketahanan pangan, khususnya di Sumut, ada dua isu utama yakni bergejolaknya harga-harga pangan, terutama beras sebagai sumber pangan utama masyarakat sebagai penyumbang inflasi terbesar yakni 0.64 % pada September 2023, dan yang kedua adalah belum semua komoditas pangan mampu swasembada,” jelasnya.

Dikatakannya, indeks ketahanan pangan Sumut mengalami penurunan dari 78,3 tahun 2021 menjadi 71,22 tahun 2022, tentu ini harus menjadi perhatian bersama. Indeks ini merupakan indek komposit yang terdiri dari aspek ketersediaan, keterjangakauan, keamanan maupun keberlanjutan.

Dijelaskannya, Pemprov Sumut dalam  mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan telah melakukan berbagai kebijakan dan program antara lain, mempertahankan dan meningkatkan swasembada beras melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi, mendorong hilirisasi hasil-hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dengan mempromosikan ekonomi sirkuler, dengan konsep pertanian terpadu atau agro industri, mendorong penguatan kelembagaan petani dan kemitraan dengan pola close loop, dengan memotong mata rantai agar pasokan lebih cepat sampai ke konsumen.

Hassanudin juga menjelaskan, upaya yang dilakukan Pemprovsu tidak terlepas dari masih banyaknya persoalan di sektor pertanian tanaman pangan, antara lain ketersediaan bibit unggul yang bersertifikat belum mencukupi, pemanfaatan ketersediaan air, sarana produksi yang terbatas, hama dan cuaca, SDM dan kelembagaan petani yang berdampak pada penurunan produktivitas dan menganngu ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, dia berharap, PIKI bisa membantu Pemprov Sumut memberikan solusi dan gagasan agar produktivitas pertanian meningkat sehingga ketahanan pangan Sumut bisa terus terjaga.

“Saya harap seminar hari ini tidak berhenti sampai di sini, tentu kami dari pemerintah sangat berharap ada hal-hal yang bisa secara konstruktif disampaikan kepada kami untuk sama-sama kita mewujudkan ketahanan pangan di Sumut,” harapnya

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PIKI Badikenita Putri Br Sitepu mengatakan, seminar ini dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis 60 tahun PIKI

“PIKI hadir sejak 1963 dan hadir di 35 Provinsi di Indonesia, saat ini telah berusia 60 tahun. kita mengadakan rangkaian acara di setiap provinsi dengan topik yang berbeda, pertama di DKI Jakarta terkait wawasan kebangsaan, kedua di Banten membahas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumut provinsi ketiga,  kita membahas ketahan pangan baik food estate dan food security, dan dilanjutkan ke Jawa Timur dengan topik kemaritiman dan akan dilanjutkan ke Maluku, Papua  hingga puncak acara pada 19 Desember 2023 di Jakarta,” jelasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PIKI Sumut Naslindo Sirait mengatakan, PIKI merupakan organisasi yang bercirikan pemikiran, outputnya itu adalah ide, gagasan dan pemikiran dari para cendikiawan, bagaimana menyumbangkan pemikiran dan memberikan solusi kepada masyarakat sehingga mereka bisa lebih sejahtera.

“Seminar hari ini bagian dari aktifitas akademik memecahkan masalah-masalah, khususnya terkait ketahanan pangan di Sumut. Kita tau isu food security (ketahanan pangan) baik sisi ketersedian, keterjangkauan, keamanan dan keberlanjutan semuanya belum terpenuhi masih ada beberapa hal yang harus kita selesaikan,” Jelasnya.

Disampaikan juga dalam menjaga ketahanan pangan PIKI telah menggagas penggunaan pupuk organik berbahan baku dari ikan Red Devil di Danau Toba untuk para petani di Kabupaten Toba, Kabupaten Humbanghasundutan dan Kabupaten Dairi. Saat ini terus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga diharapkan akan mengurangi biaya pupuk dan juga hasil produksi yang meningkat.

PIKI juga mendorong hilirisasi produk-produk hasil pertanian untuk bisa diolah menjadi bahan setengah jadi, bahkan barang jadi, sehingga terjadi hilirisasi di desa. Untuk kemanan produk PIKI juga mendukug sertifikasi halal, sehingga para UMKM makanan dan minuman tahun 2024 wajib sertifikasi halal untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat

Naslindo berharap seminar ini akan melahirkan berbagai rekomendasi yang bisa diwujudkan dan diimplementasikan, agar ketahanan pangan di Sumut akan bertumbuh dan terjaga dengan baik, sekaligus momentum untuk meningkatkan prekonomian dan transpormasi prekonomian di Sumut

Seminar Nasional Ketahanan Pangan ini menghadirkan narasumber di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Wira Kusuma, Bupati Simalungun Hasiholan Sinaga, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Katolik Medan Posman Sibuea, Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi, Akademisi USU Khadijah EL Ramija dan dipandu moderator Lolita Bangun. (POL/Isvan)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Ketahanan PanganKeynote SpeakerPj GubernurPotensi PertanianSumut
Berita sebelumnya

Bekraf Medan Buka Peluang Tambahan Penghasilan UMKM

Berita selanjutnya

Hadir Takziah, Plt Bupati Langkat Doakan Almarhum Ade Audia Helmi Husnul Khatimah

TERBARU

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026

Takbir Menggema di Medan, Pawai Mobil Hias Disambut Antusias, Rico Waas Ajak Warga Sambut Hari Kemenangan Dengan Hati Bersih

Sabtu, 21 Maret 2026

PTPN IV PalmCo Tegaskan Komitmen Anti-Gratifikasi Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd