Medan, POL | Anggota Komisi IV DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor minta pihak rekanan/kontraktor mengerjakan proyek pembangunan rel kereta api bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak.
Bahwa pembangunan perlintasan rel kereta api oleh PT KAI berimbas kepada warga yang melintas dikawasan Jalan Danau Marsabut ini kembali rusak. Padahal jalan tersebut baru saja selesai diperbaiki oleh Dinas PU Medan, kini kondisinya kembali berlubang dan digenangi air saat hujan turun.
Sebagaimana disampaikan Alderman Situmorang warga Jalan Marsabut kepada wartawan, Sabtu (03/12/22), bahwa benar jalan tersebut telah diperbaiki, namun setelah kenderaan bertonase tinggi dan alat berat kembali rusak.
“Bukannya tidak mendukung program pembangunan namun harus ada tanggungjawab dari pihak kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan. Kan mubazir sudah dilakukan perbaikan dengan dana APBD Kota Medan, jalan tersebut kini ‘kupak-kapik’,” ucapnya.
Menanggapi adanya keluhan warga terkait rusaknya Jalan Danau Marsabut, Anggota Komisi IV DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor langsung bereaksi agar pihak rekanan/kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan rel kereta api bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak. Dan begitu pun ia meminta warga dan pengendara yang melintas untuk bersabar.
Lebih lanjut Politisi NasDem ini pun mengatakan untuk hal ini kita tidak perlu saling saling menyalahkan, karena pembangunan itu untuk kepentingan kita bersama akan tetapi maunya ada tanggungjawab dari pihak kontraktor melakukan perbaikan jalan bila proyek sudah selesai.
Meski diakuinya bahwa proyek tersebut berdampak dengan kerusakan Jalan Danau Marsabut, dikarenakan kenderaan pembawa material dan alata berat yang melintas melebihi tonase menjadi penyebab kerusakan badan jalan,” tutupnya. (POL/isvan)







