• Redaksi
  • Hubungi Kami
Sabtu, 16 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

IDI Tak Dilibatkan, Penanganan Covid-19 di Medan Tidak Efektif

Editor: Editor
Selasa, 21 Juli 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Selasa, 21 Juli 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan mengungkapkan keheranannya terhadap Pemko Medan yang tidak melibatkan IDI sejak awal pandemi Covid-19 masuk ke Medan.

Hal tersebut diungkapkan oleh perwakilan IDI, Ramlan Sitompul saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pansus Covid-19 DPRD Kota Medan, Senin (20/7/2020).

“Sejak awal pandemi masuk di Medan, IDI sama sekali tidak pernah dilibatkan. Ini pertama kalinya kita diundang untuk ditanyai tanggapannya. Dari awal saya sudah japri Pak Plt, tapi respons negatif,” katanya.

Ramlan berpendapat sejak awal penanganan Covid-19 di Medan tidak efektif, seperti dilakukannya penyemprotan disinfektan di sejumlah jalan hingga mengenai orang yang berlalu lalang.

Selain tidak efektif karena sebagian besar cairan akan jatuh ke aspal, penyemprotan disinfektan yang mengenai tubuh manusia juga berbahaya.

Selain itu, ia mengatakan rapid test massal juga kurang efektif sebab orang yang sedang sakit demam berdarah jika di-rapid test hasilnya pun akan reaktif juga.

“Kalau ditanya apakah penanganan Covid-19 pemko Medan baik atau tidak, kami bilang tidak efektif. Selain soal penyemprotan disinfektan, seharusnya tes PCR yang masif, bukan rapid test karena orang demam berdarah juga reaktif kalau dites.

Lalu jangan dicampur pasien yang masih diduga positif Covid-19 dan yang sudah terkonfirmasi. Dan, saya lihat tidak semua ruang isolasi punya alur APD dimana bisa dibuka, atau diganti,” katanya.

Ia mengaku pihaknya sudah memprediksi akan terjadi ledakan kasus positif Covid-19 di Medan antara bulan Juni dan Juli, seperti saat ini yang angkanya sudah mencapai ribuan orang.

Ia juga menyoroti ruangan ber-AC di beberapa rumah sakit atau ruang perkumpulan yang tidak memiliki hemafilter atau filtrasi udara, sehingga hal tersebut dapat menulari siapa saja terutama tenaga medis.

Ramlan juga mengungkapkan angka dokter di Medan yang sudah terpapar Covid-19 pun terus meningkat.

“Meninggal 4, positif ada sekitar 20 orang lebih dan ada yang kondisinya memang sudah keras sebanyak 5 orang. Belum lagi pegawai puskesmas dan perawat, sebelumnya kita dari IDI juga sudah memprediksi bahwa akan terjadi lonjakan kasus di Medan ini. Kalau terus begini angka pasti akan naik terus, petugas kesehatan pun akan habis,” katanya.

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Medan Sudari, selaku pemimpin rapat, mengaku kaget bahwa IDI tidak pernah dilibatkan bahkan sekadar memberikan rekomendasi kepada Pemko Medan.

“Kami baru tau organisasi kesehatan seperti IDI tidak dilibatkan, kami kecewa, kita enggak tahu ini, apalagi sekarang angka terus naik, sementara komunikasi dengan kadis kesehatan sangat sulit, diundang tidak datang, kami telepon pun tidak diangkat. Kita merekomendasikan kadis kesehatan dievaluasi, kalau perlu diganti, kalau minggu depan masih tidak datang juga,” katanya.

Covid-19 di Sumut

Jumlah warga Sumatera Utara yang terkonfirmasi positif mengidap coronavirus disease 2019 (Covid-19) kembali bertambah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan menginformasikan ada 15 pasien baru yang dinyatakan positif covid-19 dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Dengan penambahan itu, maka total pasien terkonfirmasi positif terjangkit covid-19 dengan metode PCR saat ini sudah hampir menembus angka 3.000 orang atau tepatnya 2.952 orang.

“Update data Covid-19 yang direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, 20 Juli 2020, jumlah pasien konfirmasi sebanyak 2.952 Orang bertambah 15 dari sebelumnya,” ujarnya Senin (20/7/2020) petang.

Selain jumlah pasien konfirmasi positif covid-19, dr Whiko juga menginformasikan ada peningkatan pasien sembuh sebanyak 49 orang.

Sementara itu korban meninggal juga bertambah 3 orang. Sedangkan untuk angka Pasien suspek atau Dalam Pengawasan (PDP) angkanya masih bergerak dinamis naik dan turun.

“Pasien Sembuh tambah 49 jadi total 768 Orang. Suspek 329 Orang bertambah 11, korban meninggal total 150 Orang,” imbuhnya.

Mayor Whiko menambahkan tidak sedikit upaya masyarakat dan tim GTPP covid-19 Sumut untuk menangani wabah virus Corona tersebut.

Namun hingga saat ini virus yang telah menghantam ratusan negara di dunia itu masih belum hilang dan masih terus terjadi penularan di Sumut.

Dari kondisi tersebut, GTPP Covid Sumut terus mengimbau agar warga disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, dan wajib memakai masker jika harus keluar rumah.

Cara ini perlu tetap dilakukan karena sampai saat ini masih ditemukannya penderita covid baru di Sumut.

“Peningkatan angka covid yang didapatkan karena GTPP Sumut sedang gencar melakukan pemeriksaan rapid test maupun PCR. Cakupan pemeriksaan juga semakin luas dan tinggi. Sehingga banyak penderita baru yang terdeteksi, selain juga masih terjadi penularan di tengah masyarakat,” kata Whiko. (POL/TRB)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: di MedanIDI Tak DilibatkanPenanganan Covid-19Tidak Efektif
Berita sebelumnya

Akhyar Ikuti Rakorprov TPID se-Sumut

Berita selanjutnya

Pemko Padangsidimpuan Lelang 9 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

TERBARU

Rico Waas Tegaskan Perang Melawan Judi Online di Acara “Gass Pol Tolak Judol” Komdigi

Kamis, 14 Mei 2026

Terima Dubes Australia, Rico Waas Buka Peluang Investasi dan Kerja Sama Pendidikan

Rabu, 13 Mei 2026

Gerak Cepat Rico Waas atasi Polemik Tunggakan SPP, Orang Tua Siswa: Sudah Clear, Biaya Ditanggung Pemko Medan

Rabu, 13 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd