• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 3 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Gubsu Edy Rahmayadi Ajak Masyarakat Sumut “Tabayun”

Editor: Editor
Rabu, 14 Oktober 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Rabu, 14 Oktober 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu(Edy Rahmayadi mengaku, hingga detik ini tidak mengetahui isi dari Omnibus Law cipta kerja tersebut .

“Apa yang mau saya tanggapi, saya saja baru dibisikkan tentang omnibus law. Apa itu Omnibus Law, saya juga belum tahu,” ungkap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menemui  para pengunjuk rasa dari GNPF( Gerakan Nasional Pengawal Fatwa)  di depan kantor Gubernur Sumatera Utara,Selasa (13/10/2029).

Edy Rahmayadi di tengah-tengah para pengunjuk rasa menegaskan, terkait Undang-Undang yang baru disahkan oleh DPR RI itu, sampai saat ini belum mengetahui persis isi Undang-undang tersebut.

“Dan saya yakin para pengunjuk rasa juga belum mengetahui isinya,” ujar Gubsu.

Untuk itu, Edy mengajak massa dan masyarakat Sumut khususnya untuk melakukan tabayyun (mencari kejelasan ) tentang Undang-undang  Cipta Kerja.

Gubernur Sumut berjanji  akan segera membentuk Team yang akan mempelajari isi dari undang-undang tersebut.Kalau Undang-undang tersebut hanya menyengsarakan rakyat Maka Saya akan langsung menjumpai Presiden,Kata Edy di depan para pengunjuk rasa.

Sebelumnya para pengunjuk rasa  meminta Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi  segera menyatakan sikap dan pandangan terhadap pengesahan UU Cipta Kerja yang tengah menjadi polemik.

“Kita meminta Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi untuk tampil ke ke tengah-tengah kita, untuk menjelaskan apa alasan beliau belum juga berkomentar terhadap UU Cipta Kerja ini,” kata Ketua Umum GNPF (Gerakan Nasional Pegawal Fatwa )Ulama Sumut, Ustadz Aidan Nazwir Panggabean.

Aidan Nazwir menyebutkan, sikap Edy Rahmayadi dalam situasi saat ini sangat dinanti-nanti oleh umat yang notabene merupakan pemilihnya.

Selain dampak dari UU Cipta Kerja terhadap masyarakat, hal tersebut juga untuk meluruskan pemahaman terkait banyaknya versi dari kebijakan tersebut.” Kita ingin tahu versi mana yang sebenarnya yang betul, apakah versi A, B atau C. Sehingga masyarakat tidak terjebak dan mengikuti versi yang salah,” imbuhnya. (POL/LUKMEN)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: "Tabayun"Gubsu Edy Rahmayadi
Berita sebelumnya

Walikota Padangsdimpuan Sampaikan KUA PPAS TA 2021

Berita selanjutnya

Pemkab Sergai Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas ASN

TERBARU

Ratusan warga berkumpul setelah selesai gotongroyong. (Ist)

Hadapi Musim Tanam, Ratusan Warga Janjimatogu Gotong Royong

Kamis, 2 April 2026
Para Calhaj yang ikut Manasik Akbar mendapat arahan sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan. (IST)

Manasik Akbar 148 Calon Jemaah Haji Padangsidimpuan dan Tapsel Dilepas Menuju Asrama Haji Medan

Kamis, 2 April 2026

Polres Labuhanbatu Hadirkan Trauma Healing, Wujud Kepedulian Polri Terhadap Korban Bullying di Media Sosial

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd