Medan, POL | Guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan menjelang Ramadan, semua pihak diimbau tidak melakukan kecurangan dengan menahan stok komoditi, sehingga mempengaruhi stabilitas harga di pasaran.
“Kepada Satgas Pangan ini saya minta diawasi, kalau memang ada kecurangan di pasar harus kita tindak lanjut,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi usai memimpin Rapat Kesediaan Pangan Menjelang Ramadan Bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Satuan Tugas (Satgas), di ruang Rapat Tengku Erry lantai 10, Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (30/4). .
Dalam rapat, Gubernur juga menyampaikan, persediaan stok pangan aman menjelang bulan Ramadan. Sehingga diharapkan harganya tetap terkendali menjelang Ramadan hingga Lebaran. “Jelang Ramadan mudah-mudahan stok kita aman. Hanya mungkin ada kenaikan harga untuk beberapa komoditi karena masalah distribusi seperti di Nias. Di Nias itu, saat ini gelombang laut antara Sibolga dan Nias sedang tinggi, jadi ada kesulitan untuk mendistribusikan barang, yang kemudian berdampak pada kenaikan harga,” jelasnya.
Di Medan, kata Gubernur, juga ada beberapa kenaikan harga untuk cabai, kedelai, bawang merah, dan bawang putih. “Meski stok kita masih aman untuk Ramadan, tetapi perlu kita buat rencana jangka panjang. Sehingga nantinya harga di pasar juga tetap stabil,” katanya.
Menurut Edy Rahmayadi yang juga didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina, salah satu langkah yang akan dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan dan harga yang stabil yakni akan dilakukan kajian komprehensif dan mapping yang jelas untuk memudahkan proses distribusi bahan pangan antar daerah, yang menjadi pemasok dan daerah lain yang membutuhkan.
“Infrastruktur menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi proses distribusi pangan kita antar kabupaten dan kota di Sumut. Untuk Nias, solusinya itu adalah mandiri. Kita upayakan nanti untuk majukan pertanian di sana, sehingga produksi mereka bisa memenuhi kebutuhan di sana. Jadi kalau gelombang laut naik, tidak mempengaruhi lagi,” harapnya. (POL/W)







