• Redaksi
  • Hubungi Kami
Sabtu, 7 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Banjir di Kota Medan Sudah Kronis, Kanal Jadi Proyek Sia-sia

Editor: Suganda
Rabu, 29 Mei 2019
Kanal: Kota

Editor:Suganda

Rabu, 29 Mei 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Hingga saat ini, Pemerintah Kota Medan belum mampu mengatasi luapan air yang menggenangi kota metropolitan setiap kali dilanda hujan deras. Genangan tak hanya terjadi di kawasan pinggiran, namun juga di jalan-jalan protokol.

Sayangnya, Kanal yang dibangun di kawasan Titi Kuning dengan nilai Rp 240 miliar untuk mengantisipasi banjir, ternyata tidak berfungsi secara normal.

Dalam persoalan banjir ini, Anggota Komisi IV DPRD Medan, Hendra DS menyayangkan, fungsi kanal yang dibangun sekira tahun 2008 silam, ternyata kurang berfungsi.

“Sangat disayangkan, kanal yang dibangun dengan dana ratusan miliar, malah jadi proyek sia-sia. Padahal dibangun untuk mencegah banjir di Kota Medan. Tapi ternyata, air tergenang tidak mengalir di kanal. Kita jadi tak mengerti, bagaimana studi banding mereka dulunya,” kata Hendra DS, Selasa (28/05/2019).

Untuk diketahui, proyek kanal merupakan proyek besar yang dananya pinjaman dari Japan Bank for International Corporation (JBIC) senilai Rp 240 miliar. Dibangunnya kanal itu bertujuan untuk mengurangi banjir yang kerap melanda Kota Medan.

Sayangnya, setiap kali turun hujan dengan intensitas tinggi, warga Kota Medan tetap saja menjadi korban banjir akibat meluapnya beberapa aliran sungai. Seperti Sungai Deli, Babura, dan lainnya.

Menyoal keterlibatan Gubsu yang ikut andil mengatasi banjir di Kota Medan, politisi Hanura ini mengapresiasi langkah Gubsu Edy Rahmayadi yang mengerahkan tim untuk pengorekan sungai-sungai.

“Ini semua menjadi tanggungjawab kita bersama. Kita apresiasi Pak Edy yang turut memberi perhatian atas banjir di Kota Medan. Intinya, banjir di Medan ini sudah penyakit kronis yang sulit disembuhkan. Banyak hal yang harus dilakukan, pengobatannya tidak bisa tahap-bertahap tapi harus dilakukan menyeluruh,”ujar Hendra. (POL/lin)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: banjir kota medan
Berita sebelumnya

Dituntut 6 Tahun Bui, Ratna Sarumpaet Bawa-bawa 22 Mei

Berita selanjutnya

Pemprov Sumut dan KPPU RI Teken MoU

TERBARU

Mendagri Apresiasi Sinergi Pemda Sumut, Pemulihan Pascabencana Kian Efektif

Jumat, 6 Februari 2026

Prihatin Anak SD di NTT Bunuh Diri, Sutarto Minta Seluruh Pihak Tingkatkan Kepedulian Sosial

Jumat, 6 Februari 2026

Kapolsek Bangun Hadiri Rapat Harungguan di Kantor Camat Gunung Malela

Jumat, 6 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd