• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 10 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Bahas Ketersediaan Pangan, Komisi II DPRD Medan Rapat dengan Dinas Ketapang

Editor: Editor
Senin, 13 April 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Senin, 13 April 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan, Emilia Lubis, mengatakan ketersediaan pangan di Kota Medan saat ini sangat cukup.

“Stok beras masih mencukupi hingga 3 bulan kedepan,” sebut Emilia Lubis dalam pertemuan dengan Komisi II DPRD Kota Medan, Senin (13/4/2020).

Dari kebutuhan setiap bulannya mencapai 18 ton, kata Emilia, saat ini tersedia sebanyak 34.500 ton. “Begitu juga ketersediaan bahan pokok lainnya masih normal,” kata Emilia.

Namun demikian, sebut Emilia, pihaknya tetap mewanti- wanti terhadap dugaan penimbunan sembako. “Tim Satgas Pangan terus berupaya memantau pasokan sembako,” katanya.

Terkait pengawasan makanan yang diperjualbelikan dipinggir jalan, Emilia, menyampaikan tetap turun kelapangan melakukan pengawasan dengan menggunakan mobil laboratorium keliling.

Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Aulia Rachman, meminta Dinas Ketapang Kota Medan harus memastikan serta mengantisipasi jangan sampai terjadi kerawanan pangan di Kota Medan.

“Dinas Ketapang harus proaktif. Satgas pangan harus terus memantaunya,” pinta Aulia.

Aulia juga meminta Dinas Ketapang melakukan identifikasi jenis pangan dan persediaan stok. “Kita ingatkan, agar akses distribusi kebutuhan sembako jangan sampai tersendat,” tegas Aulia.

Politisi Partai Gerindra itu juga meminta Dinas Ketapang agar memiliki strategi mengawasi gejolak harga di tengah pandemi wabah Covid-19. “Situasi seperti ini rawan spekulasi dan penimbunan. Perlu antisipasi dan strategi khusus,” pinta politisi asal Dapil II itu.

Aulia juga meminta pihak Dinas Ketapang untuk meningkatkan pengawasan terhadap produk makanan menjelang Ramadhan. “Banyak makanan yang diperjualbelikan di pinggir jalan dan itu perlu pengawasan agar tetap higienis dan bebas pengawet,” pintanya lagi. (POL/isvan)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: BahasDinas KetapangKomisi II DPRD MedanPanganRapat
Berita sebelumnya

Satu Hati-MPI Bagi-bagi Beras ke Warga, Aking: Terima Kasih Buat Donatur

Berita selanjutnya

Garda Terdepan Penanganan Virus Corona Layak Jadi Pahlawan Nasional

TERBARU

Kerjasama dengan Sat Narkoba, Pemkab Labuhanbatu Menggelar Sosialisasi P4GN

Jumat, 8 Mei 2026

Rico Waas Turun ke Marelan, Perbaikan Jalan Mulai Digenjot Massif

Jumat, 8 Mei 2026

Rico Waas Dukung Milo Activ Indonesia Race 2026, Jadikan Medan Sebagai Kota Sport Tourism Internasional

Jumat, 8 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd