• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 17 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Polisi Temukan 1,5 Hektare Ladang Ganja di Madina

Editor: Suganda
Rabu, 15 Mei 2024
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Rabu, 15 Mei 2024
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Polisi menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektare di Mandailing Natal (Madina). Di ladang tersebut ditemukan 1.500 pohon ganja dan 78 kg ganja kering siap edar.

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan temuan itu didapat saat mereka melakukan Operasi Antik Toba 2024. Operasi itu digelar mulai 1-14 Mei 2024.

“Kita juga menemukan dua ladang ganja di Madina yang luasnya kurang 1,5 hektare. Kita temukan kurang lebih ada 1.500 pohon ganja,” ujar Irjen Agung di Mapolda Sumut, Selasa (14/5/2024).

“Kita juga menemukan ganja kering yang ada beberapa di sini. Ganja kering ini jumlahnya kurang lebih 78 kg,” lanjut dia.

Dalam Operasi Antik Toba 2024, kata Irjen Agung, pihaknya menangkap 502 ratusan orang tersangka yang terdiri dari 421 orang yakni jaringan narkoba dan 81 orang lainnya pemakai.

“Ini tangkapan yang cukup besar yang kita lakukan mulai dari penangkapan yang ada di Tanjung Balai kemudian penangkapan Bandara Kualanamu dan beberapa tempat yang lain,” ungkapnya.

Mantan Kapolda Riau itu menyebut modus yang digunakan pelaku dalam mengedarkan narkoba ini cukup beragam. Mulai dari menyelundupkan narkoba di dalam koper hingga memasukkan ke dalam anus.

“Kita tahu mereka juga terus memperbaiki modus modus mereka. Modus yang terakhir mereka bawa dengan koper sebelumnya kita juga menemukan hampir empat kg itu modus dimasukkan ke dalam anus,” ujar Agung.

Agung menambahkan bahwa pelaku yang terjerat narkoba tidak memandang umur dan jenis kelamin. Dia menjelaskan para bandar narkoba ini memanfaatkan jenis kelamin pelaku untuk mengelabui petugas.

“Saya ingin tegaskan bahwa penggunaan narkoba memang benar tidak memandang umur dan gender. Sekarang jaringan begitu pandai memanfaatkan perempuan agar kiranya menjadi lemah pengawasnya. Para bandar juga memanfaatkan gender untuk kepentingan mereka,” tutupnya. (DT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Bupati Dolly Pasaribu Apresiasi BKMT Tapsel yang Telah Beri Semangat ke Daerah Lain

Berita selanjutnya

Mandi di Pemandian Wisata Simalungun, Pensiunan TNI Meninggal

TERBARU

Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Membuka Ruang Saran dan Masukan Maupun Aspirasi Masyarakat

Minggu, 15 Maret 2026

Rico Waas Hadiri Silaturahmi Menko Polkam, Bahas Kondisi Sosial Sumut

Minggu, 15 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd