• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 30 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Dua Hotel di Sibolga Tutup Sementara, 83 Karyawan Dirumahkan

Upah Karyawan Selama Dirumahkan Tak Dibayar

Editor: editor
Selasa, 5 Mei 2020
Kanal: Daerah, Ekonomi

Editor:editor

Selasa, 5 Mei 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Sibolga, POL | Sedikitnya dua hotel di Kota Sibolga, terpaksa ditutup sementara karena dampak pandemi Covid-19. Kedua hotel itu berada di bawah satu manajemen, yakni Hotel Wisata Indah (WI) di Jalan Katamso dan Poncan Marine Resort di pulau Poncan Gadang.

Manager Hotel WI Sibolga, Maryadhie mengatakan, Hotel WI Sibolga ditutup selama sebulan yakni sejak 1 Mei 2020 lalu hingga 1 Juni 2020. Sedangkan Hotel Poncan Marine Resort ditutup dari 1 Mei 2020 hingga Juli 2020 atau selama tiga bulan ke depan. Keduanya ditutup karena tidak memiliki tamu sejak pertengahan Februari 2020 lalu.

“Rata-rata tamu yang menginap di hotel WI cuma 2 sampai 3 saja dari 55 kamar yang ada. Sama seperti hotel lainnya yang ada di Kota Sibolga. Tapi hotel yang lainnya itu masih bertahan, karena mungkin tarifnya berbeda dengan kita,” ujar Maryadhie, kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

Dia menjelaskan akibat hotel ditutup, sebanyak 83 dari 90 karyawan kedua hotel terpaksa dirumahkan dan tidak digaji. Dari ke 83 karyawan kedua hotel itu, 62 orang di antaranya merupakan karyawan WI dan sisanya 21 orang karyawan Poncan Marine Resort.

Sedangkan 7 karyawan hotel yang masih tinggal, dipekerjakan sebagai penjaga hotel, di mana 3 orang ditempatkan di WI dan 4 orang di Poncan Marine Resort. “Kalau Tunjangan Hari Raya (THR), sedang kita usahakan supaya dapat dicairkan seperti biasanya,” katanya.

Menurutnya, sebelum ditutup, manajemen kedua hotel telah membuat beberapa inovasi untuk menarik tamu atau pengunjung hotel, seperti membuat promosi. Namun targetnya tak tercapai, karena terhalang kebijakan pemerintah yang melakukan pelarangan bepergian dan mudik bagi masyarakat.

“Maka itu, upah karyawan selama dirumahkan tidak jalan, karena perusahaan tidak sanggup. Soalnya, selama buka juga hasilnya minus, bahkan biaya operasional perusahaan tidak tertutupi. Sehingga manajemen memutuskan menutup hotel,” jelasnya.

Maryadhie mengakui, sebelum kedua hotel ditutup, Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk telah meninjau dan menanyakan langsung perihal bantuan apa yang bisa diberikan oleh Pemkot Sibolga di masa pandemi covid-19.

“Kita sampaikan supaya pajak daerah (pajak hotel) dibebaskan atau tidak dibebankan, dan itu disetujui dan diputuskan pembebasan pajak daerah bagi hotel selama April-Juni 2020,” ujarnya.

Disinggung kesiapan hotel WI jika seandainya Pemkot Sibolga meminta bantuan dalam penanganan covid-19, Maryadhie mengaku pihaknya akan siap membantu pemerintah.

“Seandainya pemerintah meminta WI semisal penyediaan kamar isolasi bagi pasien ODP, PDP, dan positif covid-19, atau sebagai tempat isolasi bagi perawat, kita juga siap. Kita bisa kerja sama dengan Pemkot Sibolga untuk itu,” tandasnya.

Salah seorang karyawan yang enggan namanya ditulis, mengaku sangat menyayangkan kebijakan manajemen hotel yang tidak membayarkan upah (gaji) para karyawan selama dirumahkan.

Dia berharap, manajemen hotel hendaknya membayarkan 30% dari upah setiap bulan selama dirumahkan, bukannya malah membiarkan karyawan hidup tanpa upah. “Lantas apa makan karyawan selama dirumahkan,” singkatnya.(ST/PB)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Hotel DitutupHotel Wisata IndahKaryawan DirumahkanKota SibolgaPoncan Marine Resort
Berita sebelumnya

Perangkat Desa di Simalungun: Banyak Kejanggalan Penerima BLT

Berita selanjutnya

Bah, Oknum DPRD Langkat Terseret Kasus Penggelapan Mobil

TERBARU

Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan

Minggu, 29 Maret 2026
Bupati dr Asri Ludin Tambunan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Hanip Fahri MM MKed (KJ) SpKJ saat membuka Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah. (DS)

562 Calon Jemaah Deli Serdang Ikuti Manasik Haji Terintegrasi

Sabtu, 28 Maret 2026

UMKM Jadi Prioritas, Rico Waas Dorong Pelaku Usaha Medan Naik Kelas dengan Penguatan Digitalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd