• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 31 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Massa GMKI Siantar-Simalungun: DPRD dan Pemko Siantar Sudah Mati

Editor: editor
Senin, 6 Juli 2020
Kanal: Daerah

Editor:editor

Senin, 6 Juli 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Siantar, POL | Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Siantar – Simalungun, unjuk rasa, di depan kantor DPRD dan Wali Kota Siantar, Senin (6/7/2020). May Lhuter Sinaga, selaku koordinator aksi mengatakan, mereka sangat kecewa karena tidak adanya perwakilan DPRD yang menemui mereka dan satu DPRD pun tidak ada yang hadir.

Sehingga mereka melakukan aksi tabur bunga yang menandakan DPRD Siantar, selaku wakil rakyat sudah mati. “Kita sangat menyayangkan tindakan anggota DPRD kota Siantar. Apakah hari Senin, merupakan hari merah, buat mereka? Sehingga tidak ada satupun yang hadir. Untuk itu, kita melakukan tabur bunga yang menandakan, bahwa DPRD Siantar sudah mati,” ujarnya saat orasi.

Selanjutnya, mereka aksi ke balai kota Siantar untuk bertemu dengan ketua GTPP Siantar, yaitu, Wali Kota Siantar, Hefriansyah. Namun tetap juga tidak bertemu dan jurubicara GTPP Siantar, juga tidk ada di posko.

Kordinator aksi pun geram karena mereka sudah menunggu sekian lama. May Lhuter, beserta massa, juga melakukan tabur bunga yang menandakan, bahwa GTPP Covid – 19 sudah mati.

“Kita minta kepada Wali Kota Siantar, Hefriansyah, jangan di luar sana melakukan pencitraan saja dan berharap bisa dipilih masyarakat lagi. Dan jangan hanya lewat media sosial saja, menyampaikan ada pasien corona yang bertambah,” ujarnya.

Masih kata May Lhuter, tidak cukup hanya membagi-bagikan sembako. Dan mengubahnya dari bentuk sembako ke uang, katanya.

“Kita datang kemari untuk berdiskusi dan kita siap membantu GTPP Covid – 19 Siantar. Tapi apa yang kami dapat, tidak ada penghuni posko ini. Kalau melalui sosial media saja kalian melakukan pencitraan, buat apa. Toh sampai hari ini, Siantar masih zona merah dan setiap harinya bertambah yang positif,”ujarnya, sembari mengatakan, “jangan kalian buat ini permainan untuk bisa mengeluarkan anggaran”.(HN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: DPRD SiantarGMKI Siantar-SimalungunGTTP Covid-19HefriansyahWali Kota Siantar
Berita sebelumnya

Diduga Over Dosis, Pemuda Ditemukan Tewas di Garasi Hotel

Berita selanjutnya

Komisi III DPRD Medan Tuntut Kinerja BPPRD Lebih Maksimal Tarik PAD

TERBARU

Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan memukul gong saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (30/3/2026), (Daniel Ginting)

10 Prioritas Jadi Fokus Pembangunan Deli Serdang Tahun 2027

Senin, 30 Maret 2026
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Senin (30/3/2026). (Kominfo)

Bupati Deli Serdang Tekankan Integritas dan Larang Keterlibatan ASN dalam Proyek Fisik

Senin, 30 Maret 2026

Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan

Minggu, 29 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd