Deliserdang, POL | Kecelakaan beruntun terjadi di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026). 4 orang tewas dan 8 terluka dalam kecelakaan maut tersebut
Kecelakaan beruntun yang sedikitnya melibatkan 9 kendaraan itu berawal dari mobil truk pengangkut air mineral yang mengalami rem blong.
“Dugaan awal bahwa sopir yang mengendarai truk berisi galon air mineral dari Karo menuju Medan mengalami rem blong,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Jumat (17/7/2026).
Calvin mengatakan sopir truk yang menyebabkan kecelakaan beruntun ini sudah diamankan pihak kepolisian. Untuk sopir dibawa ke Polsek Pancurbatu untuk dimintai keterangan.
“Sopir yang mengendarai mobil galon minuman mineral itu sudah diamankan satu orang sedang kita introgasi,” ucap Calvin.
Untuk di lokasi terjadi kemacetan karena kecelakaan ini. Mobil-mobil yang terlibat kecelakaan sudah mulai dievakuasi oleh kepolisan agar arus lalu lintas bisa berjalan lancar.
Rem Blong
Kecelakaan terjadi di Kilometer 44-45 Jalan Jamin Ginting, Desa Suka Makmur, tepatnya di depan Restoran Garuda Green Hill, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden tersebut diduga dipicu sebuah truk bermuatan galon air mineral yang mengalami rem blong saat melaju dari arah Tanah Karo menuju Kota Medan.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan mengatakan, truk tersebut kemudian menabrak sejumlah kendaraan di lokasi kejadian. “Adanya truk bermuatan galon air mineral mengalami rem blong, yang melaju dari arah Tanah Karo menuju Medan dan menabrak 8 kendaran,” kata Ferry, Jumat.
Berdasarkan data terbaru kepolisian, empat orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Tiga korban diketahui berasal dari Kota Sidikalang, sedangkan identitas satu korban lainnya telah diketahui, tetapi alamatnya belum dicantumkan dalam data yang disampaikan.
Berikut identitas korban meninggal: Heppi Sitinjak (60), laki-laki, warga Kota Sidikalang. Dinaria Manik (60), perempuan, warga Kota Sidikalang. Samsir Sitinjak (30), laki-laki, warga Kota Sidikalang. Anton Simorangkir. Belum dijelaskan secara terperinci lokasi masing-masing korban meninggal dunia maupun rumah sakit tempat jenazah dievakuasi.
Delapan Korban Mengalami Luka Selain empat korban meninggal, polisi mencatat delapan orang mengalami luka-luka. Para korban berasal dari Sidikalang, Berastagi, dan Kabupaten Dairi.
Berikut identitas korban luka: Siti Mawan (51), perempuan, warga Kota Sidikalang. Pebrianto Siburian (31), warga Kota Sidikalang. Rafika Lince (41), perempuan, warga Desa Sugihen, Berastagi. Harta Ulina (50), perempuan, warga Desa Sugihen, Berastagi. Seventri Amandasari Manihuruk (27), perempuan, warga Dairi. Five Sitinjak (11), laki-laki, warga Kabupaten Dairi. Gabe Roida Sitinjak (18), perempuan, warga Kabupaten Dairi. Rinto Sitinjak (23), laki-laki, warga Kabupaten Dairi.
Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan. Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi terkini dan tingkat luka yang dialami masing-masing korban.
Berdasarkan pembaruan data yang disampaikan Polda Sumatera Utara, jumlah korban meninggal kemudian tercatat menjadi empat orang dan korban luka sebanyak delapan orang. (dc/kps)







