Samosir, POL | Bupati Samosir, Drs. Rapidin Simbolon, MM didampingi Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Dinas PU Pera, Kabag Protokol dan Camat Harian meninjau pelaksanaan pembangunan Patung Yesus setinggi 61 meter di Sibea-bea Desa Janji Martahan Kecamatan Harian, Selasa (28/01/2020).
Pembangunan Patung Tuhan Jesus di Bukit Sibea-bea Kecamatan Harian yang dilakukan peletakan batu pertama pada pertengahan tahun 2018 lalu ini merupakan gagasan Sudung Situmorang. Dan pembangunannya dilakukan oleh Yayasan Jadilah Terang Danau Toba yang berkantor di Jakarta.
Pada kesempatan meninjau pelaksanaan pembangunan tersebut, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif pengurus yayasan dalam menggagas pembangunan patung Yesus Kristus di Kabupaten Samosir.
Ia juga mengatakan tujuan pembangunan patung raksasa tersebut ialah untuk mewujudkan Kabupaten Samosir sebagai daerah wisata berkelas internasional yang religius.
“Pembangunan patung Yesus setinggi 61 meter di Sibea-bea akan menjadi ikon baru pariwisata Samosir setelah panorama alam Danau Toba dan budaya,” ujar Rapidin Simbolon.
Oleh karena itu, ia meminta doa dan dukungan masyarakat Samosir agar pembangunan patung raksasa itu dapat berjalan sesuai rencana. “Objek wisata ini nantinya akan menjadi tempat yang penuh dengan kesejukan dan kedamaian,” ungkap Rapidin.
Sebagai informasi, progres pembangunan patung Yesus masih dalam tahap pemasangan di level 1. Untuk level 2 sampai 12 (55 m) sedang dirakit di Medan, sedangkan proses pembangunan pondasi beton 20 X 20 m tinggi 3 m (1500 kubik Semen) dan konstruksi besi beton.(POL/SBS).







