• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 6 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

775 KJA di Perairan Kabupaten Samosir Segera Ditertibkan

Editor: Editor
Senin, 23 Mei 2022
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Senin, 23 Mei 2022
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Samosir, POL | Sebanyak 775 petakan Keramba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Samosir akan ditertibkan tahun 2022. Hal ini disampaikan Bupati Samosir melalui Penjabat Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang pada rapat penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (23/05/2022).

Kata Hotraja, penataan dan penertiban KJA 2022 merupakan lanjutan penataan tahun 2021 lalu untuk mendukung tata ruang kawasan Danau Toba dan sekitarnya dan harus rampung tahun 2023.

Dijelaskan, bahwa sesuai dengan SK Gubsu nomor 188.44/231/KPTS/2022 tentang Penetapan Alokasi Keramba Jaring Apung di Danau Toba, jumlah keramba jaring apung yang layak di Kabupaten Samosir sebanyak 548 petak dan akan ditata sesuai zonase.

Penertiban tahun ini akan dilaksanakan dalam 4 tahap. Tahap I akan dilaksanakan bulan Mei, sebanyak 256 petakan sudah didata dan siap untuk ditertibkan.

“Sebagai pengganti KJA yang ditertibkan, disediakan kompensasi bagi pemilik KJA,” tambahnya.

Untuk mempercepat penertiban ini, Hotraja menekankan peran seluruh tim terpadu penertiban KJA, untuk turun langsung ke lapangan pada saat penertiban dibantu kepala desa, lurah dan camat.

Kabid Ketahanan Pangan, Andri P. Limbong menjelaskan, jumlah keseluruhan KJA di wilayah perairan Kabupaten Samosir (pendataan 2021) sebanyak 2.796 petakan.

Tahun 2021 sudah ditertibkan sebanyak 491 petakan, dan telah diberikan kompensasi 468 petak kepada pemilik, 23 petakan kembali akan dibayarkan tahun ini. Tahun 2022 target  775 petak dan tahun 2023 sebanyak 982 petak.

“KJA nantinya akan dialihkan ke kolam darat, dan telah dilakukan sosialisasi, pembentukan dan pembinaan kelompok. Sebagai pengganti kompensasi petakan KJA, untuk tahun 2022 disediakan biaya 3 M lebih,” tuturnya.

Penertiban tahap I akan dilaksanakan di Kecamatan Pangururan (177 petak), Harian (2 petak), Simanindo (53 petak) dan Kecamatan Palipi 24 petak. (POL/SBS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 775 KJAditertibkanPerairansamosir
Berita sebelumnya

141 CJH Langkat, Syah Afandin Lakukan Tepung Tawar Sebelum Keberangkatan

Berita selanjutnya

Bupati Labuhanbatu Buka Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2022

TERBARU

Kapolsek Bangun Hadiri Rapat Harungguan di Kantor Camat Gunung Malela

Jumat, 6 Februari 2026
Ruas jalan dari Desa Dolok Nagodang menuju Desa Amborgang yang baru saja siap sudah ditumbuhi rumput. (IST)

Rendahnya Kualitas Proyek Menurunkan Citra Pemerintah di Mata Masyarakat

Jumat, 6 Februari 2026

Sejalan dengan Program Presiden Prabowo, Pemko Medan Intensifkan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Jumat, 6 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd