• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 9 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Ratusan Guru di Tanjungbalai Mogok, Ada Apa?

Editor: Suganda
Rabu, 17 Oktober 2018
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Rabu, 17 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tanjungbalai, perjuanganonline | Ratusan guru SMP dan SD se Kota Tanjungbalai menggelar aksi mogok kerja dan mendatangi kantor Dinas pendidikan Tanjungbalai, Rabu (17/10/2018).

Mereka menuntut dana tunjangan tambahan penghasilan guru yang sudah 10 bulan tidak dicairkan.

Namun, karena tidak ada satu orangpun baik Kadis maupun pejabat berwenang di kantor dinas pendidikan Tanjungbalai yang bersedia menerima kedatangan ratusan para guru tersebut, akhirnya dengan rasa dongkol ratusan para guru seKota Tanjungbalai itu mendatangi kantor DPRD Tanjungbalai.

Kedatangan para guru seKota Tanjungbalai diterima langsung wakil ketua DPRD Leaden Butar, Wakil Ketua Rusnaldi bersama anggota Herna Veva dari fraksi PDIP, H Syarifudin dari Fraksi Gerindra dan Zulkifli Siahaan dari Fraksi PPP.

Wakil ketua DPRD Tanjungbalai Leaden Butar Butar menanggapi keluhan guru dengan menjelaskan bahwa itu terjadi karena adanya peraturan pemerintah yang melarang pemberian tambahan penghasilan.

“Kita selaku warga negara yang baik, memang tidak bisa melanggar setiap peraturan yang telah dibuat pemerintah. Tetapi di dalam hal terkait tunjangan tambahan penghasilan guru tersebut, masih bisa kita cari solusi terbaiknya,” ujar Leaden di hadapan ratusan guru.

Ditambahkannya lagi, kedatangan para guru ini ke kantor DPRD Tanjungbalai adalah hal yang paling ditakutinya. “Kedatangan para guru guru ini kemari mengakibatkan anak anak peserta didik di Tanjungbalai menjadi terlantar. Hal tersebutlah yang saya takuti, karena seluruh anak peserta didik tersebut termasuk anak saya juga,” ungkapnya.

“Oleh kerna itu, karena para guru-guru sudah datang kemari, mari sama-sama kita diskusikan untuk mencari solusi bagaimana tunjangan tambahan penghasilan guru-guru ini bisa direalisasikan. Kalau memang peraturan itu membebani masyarakat, bisa kita mohonkan peraturan itu agar dicabut. Mari kita siasati bersama agar solusinya bisa dana tunjangan tambahan penghasilan guru tersebut bisa dicairkan,” pungkas Leaden.

Dari pertemuan antara guru guru seKota Tanjungbalai bersama DPRD disepakati bahwasanya dana tunjangan tambahan penghasilan harus di anggarkan Pemko Cq dinas pendidikan Tanjungbalai di dalam PAPBD.(P03/PJ)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Guru MogokTanjungbalai
Berita sebelumnya

Pembangunan Drainase Desa Perkebunan Bandar Pulau Dinilai Amburadul

Berita selanjutnya

Pemerintah Arab Saudi Gantung Pemerkosa Bocah Enam Tahun hingga Tewas

TERBARU

Terkait Bantuan Huntap Bencana, DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng Soal Oknum Plt Camat Barus Sebut Ada ASN Catut Nama Dewan

Sabtu, 7 Februari 2026

Ketua DPRD Medan Ucapkan Selamat HPN 2026, Pers Sehat Fondasi Bangsa Kuat

Sabtu, 7 Februari 2026

Anggota DPD RI Muhammad Nuh Bersilaturahmi ke Pesantren Al Manar Jambi

Sabtu, 7 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd