• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 1 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Guru-guru Resah, Bupati Simalungun Batalkan SK Pemberhentian

Editor: Editor
Kamis, 15 Agustus 2019
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Kamis, 15 Agustus 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Pamatangraya, POL | Bupati Simalungun merespon Surat Menteri Pendididikan dan Kebudayaan RI nomor 5873/B.B1.3/GT/2019 tanggal 7 Agustus 2019 perihal Tanggapan Atas Kualifikasi akademik guru dengan menerbitkan SK Bupati Nomor 188.45/8870/1.3.3/2019 tanggal 8 Agustus 2019 tentang Pembatalan SK Bupati Simalungun tentang Pemberhentian dalam jabatan fungsional guru yang diterbitkan tanggal 26 Juni 2019.

Adapun SK Bupati Simalungun yang diterbitkan bulan Juni lalu itu, membuat guru-guru SD dan SMP di Simalungun galau. Menyikapi SK tersebut guru-guru di Simalungun sempat kucar-kacir. Beberapa guru di Simalungun disibukkan pelengkapan berkas agar tidak terjerat dengan SK bupati untuk memberhentikan jabatan fungsional guru, jika tidak memiliki ijazah Strata Satu (S1).

Ditetapkan ada sekitar 994 guru yang terganjal (tahap pertama) dan selanjutnya didata menjadi 1.695 orang sehingga tejadi kegalauan di kalangan guru.

Pembatalan SK tersebut berawal dari surat Bupati Simalungun yang ditujukan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia no 424/6119/4.4.1/2019, perihal kualifikasi Akademik Guru serta surat Bupati Simalungun kepada Mendikbud up Dirjen Dikdasmen no 424/7901/4.4.1/2019 perihal mohon pertimbangan.

Dan akhirnya muncul surat Menteri Pendidikan no 5873/B.BI.3 GT/2019 tertanggal 7A gustus 2019 poin 6 huruf a dan d perihal tanggapan atas Kualifikasi Akademik Guru yang isinya  menganulir pemberhentian 1.695 orang guru di Simalungun yang belum memiliki ijazah S1.

Pembatalan ini disebut sebagai tindaklanjut atas surat tanggapan Dirjen Guru dan tenaga kerja Kependidikan Kementerian dan Kebudayaan tanggal 7 Augustus 2019. Dan selanjutnya Menteri Pendidikan merekomendasikan untuk mengembalikan seluruh guru yang diberhentikan dalam jabatan tersebut di Simalungun.

Dengan terbitnya surat Menteri Pendidikan itu, selanjutnya Bupati Simalungun menerbitkan SK no 188-45/8870/1.3.3/2019, Kamis (8/8), tentang bSK pemberhentian guru dalam jabatan yang diterbitkan sebelumnya.(POL/lsg)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: sk pemberhentian
Berita sebelumnya

Anggota Pramuka Harus Memiliki Seribu Manfaat

Berita selanjutnya

Tak Lagi Punya Otoritas Halal, MUI Gugat UU JPH ke MK

TERBARU

Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026

Rico Waas Bawa Pesan Kedamaian di Tengah Ribuan Jemaat Paskah Oikumene

Kamis, 30 April 2026

Dari PSEL hingga BRT, Rico Waas Optimis Dukungan Prananda Surya Paloh Di Pusat Dapat Percepat Proyek Strategis Nasional

Kamis, 30 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd