• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 11 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Banjir Bandang Madina: 12 Santri Meninggal, Cek Namanya di Sini

Editor: Suganda
Senin, 15 Oktober 2018
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Senin, 15 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Madina, perjuangaonline | Kantor Kementerian Agama Mandailing Natal (Madina) melansir nama-nama santri madrasah yang menjadi korban banjir bandang di Desa Muara Seladi, Kecamatan Ulu Pungkut. Total tersapat 12 orang santri meninggal dunia dan 17 orang luka-luka dalam peristiwa itu.

“Korban meninggal adalah para santri MTDA Al Hilaliyah Desa Muara Saladi, karena pada saat kejadian para santri sedang belajar,” tulis Dur Berutu, Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal, dalam suratnya, Senin (15/10).

Dia menyatakan 12 santri yang meninggal dunia yakni: Isroil (12), Dahleni (10), Apsoh (9), Ahmad Idan (9), Ahmad Isnan (11), Mhd Riyan Syahputra (9), Tiara (11), Masitoh (12), Alpi Sahri (12), Aisyah Aini (13), Sohipah (10), dan Mutiah (12).

Sementara 17 santri selamat, masing-masing: Adawiyah (9), Nabila (9), Putri (9), Khoirunnissa (10), Anna Sofa (10), Mujibur Rohman (10), Jufriadi (10), Risdah (11), Haddin (11), Raihansyah (11), Solehuddin (11), Jibril Soikani (11), Sulton (11), Sobbiah (12), Lusiana (12), Abel (12), dan Tasya Amelia (11).

“Guru MTDA Al Hilaliyah yang selamat 2 orang, yaitu Ahyar, yang juga penyuluh agama Islam non-PNS, dan Parluhutan yang juga P3N,” tulis Dur Berutu.

Seperti diberitakan, banjir bandang melanda Desa Muara Seladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Madina, Sumut, pada Jumat (12/10) sore. Air bah yang membawa lumpur dan material lain, seperti kayu, menghantam sejumlah rumah warga dan madrasah yang ada di tepi Sungai Aek Saladi.

Saat kejadian 29 siswa sedang belajar di madrasah itu. Dua belas orang di antaranya meninggal dunia.

Selain banjir bandang di Desa Muara Seladi, banjir juga terjadi di wilayah lain di Madina. Berdasarkan data dari BPBD Sumut, terdapat 5 korban tewas akibat kejadian itu. Tiga di antaranya pekerja gorong-gorong jalan di Kecamatan Muara Batang Gadis, dan dua pengendara mobil yang terjun ke Sungai Batang Gadis.

Sebanyak 11 titik longsor juga sempat menutup beberapa ruas jalan provinsi. Seluruhnya sudah dapat diatasi.

Berdasarkan dari surat Kepala Kantor Kemenag Madina, banjir bandang itu merusak MTDA Al Hilaliyah Muara Seladi, Masjid Al Ihsan Muara Seladi, dan 12 unit rumah masyarakat. Namun BPBD Sumut menyatakan 22 rumah hanyut dan rusak total, 19 rumah rusak berat dan 3 bangunan fasilitas umum rusak berat di desa itu.(P03/BS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Banjir BandangMadina
Berita sebelumnya

Liga Spanyol Pekan Ini: Misi Bangkit Barcelona Diuji Sevilla

Berita selanjutnya

Kurir 46 Paket Ganja Divonis 7,5 Tahun Bui

TERBARU

Pemko Medan Gelar Medan Career Expo 2026, 124 Perusahaan Tawarkan 5.515 Lowongan Kerja

Rabu, 11 Februari 2026

FGD Board of Peace, Anggota DPD RI KH. M Nuh MSP : Kompromis tapi Tidak Boleh Larut

Selasa, 10 Februari 2026

Dukung Pawai Obor Sambut Ramadhan, Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Selasa, 10 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd