Jakarta, POL | Guna memperluas akses dan mempermudah proses pembayaran bagi sekolah di seluruh Indonesia, Xooply by Metranet berkolaborasi dengan Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) Telkom menghadirkan metode pembayaran baru melalui BRI Virtual Account (BRIVA).
Kolaborasi yang terjalin antara Xooply by Metranet, SIPLah Telkom, dan BRIVA merupakan wujud kontribusi Telkom dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Hadirnya inisiatif ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan SIPLah Telkom ke seluruh sekolah di pelosok Indonesia, serta mempercepat proses pembayaran dan pengiriman barang.
SIPLah merupakan platform elektronik yang memfasilitasi proses pengadaan barang dan jasa oleh satuan pendidikan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan. Kehadiran SIPLah di era digital ini merupakan langkah pemerintah Indonesia untuk memperkuat transparansi dan efisiensi dalam penyelenggaraan pendidikan.
Platform SIPLah Telkom sendiri bertujuan mempermudah satuan pendidikan terhubung dengan seller dan membeli perlengkapan sekolah. SIPLah Telkom membantu sekolah memenuhi kebutuhan barang dan jasa secara lebih efisien.
Dengan menawarkan berbagai kategori produk pengadaan, mulai dari alat peraga sekolah hingga peralatan kesehatan, SIPLah Telkom berupaya memenuhi kebutuhan siswa dan guru di seluruh Indonesia. Sejak didirikan pada Agustus 2021, SIPLah Telkom telah melayani transaksi bagi 84,8 ribu sekolah dan bekerja sama dengan 9,7 ribu vendor aktif hingga saat ini.
Xooply yang merupakan salah satu produk dari Metranet berharap dapat terus memberikan inovasi terbaik untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. “Xooply by Metranet terus menghadirkan inovasi untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggan SIPLah Telkom. Ini merupakan kebanggaan bagi kami (Metranet) untuk mengelola SIPLah Telkom dan mendukung kebutuhan pendidikan di Tanah Air,” tutup Vice President (VP) Xooply, Doddi Herlambang.
Sementara itu, Telkom kembali mengundang talenta muda berbakat untuk bergabung dalam Digistar Class 2024, program mentoring eksklusif yang dirancang untuk mengembangkan keahlian digital. Program ini bertujuan membekali peserta dengan hard skill dan soft skill yang dibutuhkan di industri digital, didampingi oleh puluhan mentor profesional dari TelkomGroup.
Digistar Class adalah upaya Telkom dalam membentuk dan membina talenta digital masa depan agar siap menjajaki dunia kerja, sekaligus menutup gap antara jumlah talenta digital dengan kebutuhan industri. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) bertajuk EXIST atau ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia, khususnya aspek sosial melalui pengelolaan sumber daya manusia, demi mendukung keberlanjutan perusahaan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Melalui program Digistar, Telkom menginkubasi talenta muda berbakat yang memiliki ambisi besar dan pengetahuan luas seperti kemampuan pertumbuhan diri, kepemimpinan, dan pengalaman teknis sambil memperkenalkan lingkungan kerja di Telkom.
Digistar ditujukan untuk mahasiswa, fresh graduates, dan para pencari kerja. Dalam tiga tahun pelaksanaannya, Digistar Class telah membina lebih dari 1.700 talenta digital (mentees) dengan dukungan lebih dari 50 mentor karyawan Telkom yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.
Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi, menyampaikan bahwa Telkom kembali membuka kesempatan bagi generasi muda melalui Digistar Class 2024 untuk meningkatkan kemampuan digital skill dan terkoneksi dengan para mentor profesional di bidangnya.
“Lebih dari 1.700 mentees telah kami bina melalui program mentoring Digistar Class. Harapan kami, Digistar Class tahun ini bisa memberikan journey experience yang berkesan dan berkelanjutan. Program ini menjadi wujud komitmen Telkom Indonesia dalam menjawab tantangan gap antara kemampuan para pencari kerja dengan kebutuhan industri saat ini. Semoga semakin banyak anak muda Indonesia dengan kemampuan berkualitas dan siap berkecimpung di dunia digital,” pungkas Afriwandi.
Digistar Class 2024 menawarkan konsep baru yang menarik dengan fokus pada pengembangan soft skills yang dibutuhkan industri masa kini seperti self-growth, komunikasi, perencanaan karir, serta insight untuk menjadi seorang hustler, hipster, dan hacker.
Hustler berfokus untuk mengembangkan kemampuan memimpin tim dan menggerakkan proyek, hipster untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam desain UI/UX, dan yang tak kalah menarik yaitu hacker untuk melatih kemampuan generasi muda sebagai front end maupun back end developer.
Selain itu, peserta akan mengenal lebih jauh Telkom melalui exhibition dan office tour, serta mendapatkan pengalaman mengerjakan proyek nyata dari use case TelkomGroup.
Peserta juga akan dibekali dengan Startup Class yang akan belajar mengenai pembuatan lean canvas hingga business model canvas. Insight ini nantinya menjadi modal bagi peserta untuk menyelesaikan dan menyukseskan Project Team.
Program ini akan berlangsung selama 3 bulan dan akan diikuti oleh 500 mentees dari seluruh Indonesia, di mana peserta berkesempatan membangun jejaring dengan para expert dan class manager dari Telkom.
Puncaknya, Top 5 Project Team akan melakukan pitching di hadapan Board of Director Telkom Indonesia dan memperebutkan gelar Best Mentees.
Lebih dari itu, melalui program Digistar Class ini, Telkom memperluas kesempatan bagi mahasiswa dan fresh graduates untuk masuk dalam talent pipeline perusahaan. Tentu dengan bergabung di Digistar Class akan membawa para digital future talent selangkah lebih dekat untuk menjadi seorang Telkomers.
VP HC Culture & Industrial Relations Telkom, Iwan Setiawan menyampaikan bahwa pendaftaran Digistar Class secara resmi dibuka sejak 24 Juni lalu.
“Digistar Class telah dirancang dengan komprehensif agar bisa memberi journey terbaik bagi para mentees. Antusiasme yang tinggi setiap tahunnya pada program ini memberi semangat bagi kami untuk mengadakannya dengan semaksimal mungkin.”
Ia juga turut mengajak generasi muda untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini dengan beragam manfaat yang tersedia. (Har)
