• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 30 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi Industri Nasional

Editor: Editor
Kamis, 30 April 2026
Kanal: Ragam

Editor:Editor

Kamis, 30 April 2026
Program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali.(dok.tel)

Program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali.(dok.tel)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Bandung, POL | PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi meluncurkan Agentic AI by BigBox, platform kecerdasan artifisial generasi terbaru yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital melalui otomasi cerdas, integrasi proses bisnis, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Peluncuran inovasi ini dilakukan oleh Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi didampingi oleh EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa pada agenda ITD Summit yang berlangsung di Bandung, Kamis (23/4/2026)).

Hadir sebagai evolusi dari pemanfaatan AI konvensional, Agentic AI by BigBox tidak hanya berfungsi memberikan insight, tetapi juga mampu mengeksekusi tindakan secara semi-otomatis maupun otomatis sesuai kebutuhan organisasi. Teknologi ini mendukung orkestrasi alur kerja lintas sistem, integrasi data dan kapabilitas AI secara end-to-end, serta peningkatan efisiensi operasional pada skala enterprise.

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan, Telkom Agentic AI kami rancang bukan hanya sebagai tools AI, tetapi sebagai digital platform yang mampu bekerja dan mengeksekusi. “Ini adalah langkah kami untuk mendorong organisasi menjadi lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis digital,” ujar Faizal.

Kehadiran inovasi ini sekaligus menjadi perwujudan komitmen strategis perusahaan melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE). Sebagai motor penggerak transformasi kecerdasan artifisial, AI CoE dibangun di atas lima pilar utama yang dirancang untuk mengakselerasi adopsi teknologi secara komprehensif dari hulu ke hilir.

Ekosistem ini mencakup AI Campus untuk fokus pada pengembangan riset dan talenta, AI Playground sebagai ruang eksperimen dan inovasi, AI Connect guna memperkuat kolaborasi antar talenta dan praktisi AI, AI Hub sebagai pusat komersialisasi solusi bisnis, hingga bermuara pada AI Native yang mendorong penggunaan AI ke dalam inti operasional perusahaan.

Di dalam kerangka holistik inilah, Agentic AI by BigBox menempati peran strategis pada pilar AI Hub, menjadikannya sebagai solusi andalan yang siap diimplementasikan untuk memberikan nilai tambah nyata bagi industri.

Berbeda dengan AI berbasis percakapan yang umumnya bersifat reaktif, Agentic AI by BigBox memiliki kemampuan bekerja lebih mandiri dalam menyelesaikan rangkaian tugas kompleks. Sistem ini mampu memecah pekerjaan besar menjadi tahapan yang lebih terstruktur, mengelola eksekusi melalui agen-agen spesialis, melakukan evaluasi mandiri, serta terhubung dengan berbagai sistem eksternal secara aman dan terukur.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem AI yang inklusif, Telkom juga menghadirkan AgentLab, platform berbasis drag-and-drop yang memungkinkan berbagai fungsi bisnis seperti keuangan, SDM, hingga legal untuk merancang kebutuhan Agentic AI secara lebih mudah tanpa memerlukan keahlian teknis mendalam.

Pada lingkup internal TelkomGroup, pemanfaatan Agentic AI diarahkan untuk mendukung konsolidasi dan integrasi sistem IT lintas entitas, optimalisasi biaya operasional dan investasi, percepatan pengambilan keputusan berbasis data, serta otomasi proses bisnis strategis.

Sementara bagi pelanggan enterprise dan B2B, solusi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan customer experience, mengotomasi layanan dan operasional, menghadirkan advanced analytics, predictive decision, hingga integrasi lintas platform.

EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa menambahkan bahwa peluncuran Agentic AI oleh BigBox adalah wujud nyata dari keyakinan perusahaan terhadap masa depan kolaborasi antara manusia dan teknologi. Dengan jangkauan infrastruktur terluas dan dukungan talenta digital terbaik, TelkomGroup siap menghadirkan solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu memberikan hasil terukur bagi efisiensi bisnis di seluruh penjuru Indonesia.

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Telkom sebagai pemimpin transformasi digital yang konsisten menghadirkan inovasi tepat guna bagi kemajuan industri nasional.

Selain menghadirkan efisiensi, Agentic AI by BigBox juga memperkuat aspek kedaulatan data nasional. Dengan dukungan infrastruktur digital Telkom di Indonesia, pemrosesan data dapat dilakukan dalam ekosistem domestik sehingga memberikan nilai tambah dari sisi keamanan, keandalan, dan kepatuhan terhadap kebutuhan sektor strategis nasional.

Kehadiran solusi ini memperkuat langkah Telkom dalam mendorong transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus diharapkan menjadi katalisator bagi para pelaku bisnis di Indonesia untuk mengadopsi teknologi otonom demi meningkatkan daya saing di level global.

Perkuat Ekosistem Buatan AI

Dalam pada itu. Telkom berkomitmen dalam memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari upaya akselerasi transformasi digital Indonesia. Salah satu upaya tersebut, diwujudkan melalui kolaborasi bersama Katadata Indonesia dalam program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” di Bali beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini menghadirkan diskusi bersama pelaku industri profesional yang interaktif dengan mahasiswa guna membuka wawasan pemanfaatan AI dalam penguatan talenta, pengembangan inovasi, serta percepatan ekosistem AI nasional secara kolaboratif antara kampus dan industri.

Forum ini turut menjadi bagian dari inisiatif Telkom dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui pendekatan end-to-end, mulai dari pengembangan talenta, riset, hingga implementasi solusi berbasis AI yang nyata dari hulu ke hilir bagi berbagai sektor. Inisiatif ini juga selaras dengan peran Telkom sebagai enabler transformasi digital Indonesia yang terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing bangsa dan berdampak pada peningkatan ekonomi digital.

Forum dibuka dengan sambutan Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., yang menekankan bahwa pemanfaatan AI perlu didorong secara inklusif di seluruh bidang, tidak terbatas pada sektor teknologi, dengan tetap berakar pada kearifan lokal guna memperkuat identitas dan daya saing bangsa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa upaya tersebut memerlukan kolaborasi multipihak yang terintegrasi antara industri, pemerintah, dan akademisi untuk menghadirkan dampak nyata melalui penguatan riset dan co-creation yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko menekankan bahwa AI kini telah menjadi fondasi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital. “AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan enabler utama yang menentukan daya saing bangsa. Telkom memandang penguatan ekosistem AI harus dilakukan secara kolaboratif, dengan kampus sebagai pusat inovasi dan talenta, serta industri sebagai akselerator implementasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkas Andri.

Lebih lanjut, Andri juga menegaskan pentingnya memupuk talenta AI dan membangun ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan, di mana sinergi antara teknologi, infrastruktur, akses data dan kesiapan talenta menjadi kunci dalam menciptakan solusi berbasis AI yang relevan.

Oleh karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan talenta digital yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan industri ke depan.

Pada sesi panel discussion, diskusi menghadirkan VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa bersama Dosen dan Praktisi di bidang AI I Putu Agus Eka Darma Udayana selaku perwakilan dari akademisi.

Diskusi ini mengupas implementasi nyata AI di industri, kesiapan talenta digital, hingga pentingnya integrasi antara riset kampus dan kebutuhan pasar agar setiap inovasi yang dihadirkan tepat sasaran dan dapat dihilirisasi secara optimal.

Pada sesi diskusi, Komang menjelaskan bagaimana Telkom telah mengimplementasikan AI secara konkret melalui berbagai solusi digital, sekaligus memperkuat kapabilitasnya melalui Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang ditopang dengan lima pilar yang dijalankan melalui pendekatan kolaborasi pentahelix.

Pilar pertama, AI Campus, berperan sebagai “hulunisasi” dengan fokus pada riset, pembelajaran, dan pengembangan kompetensi AI di lingkungan akademik. Pilar lainnya berfungsi sebagai “hilirisasi”, yaitu AI Playground untuk uji coba cepat dan pengembangan prototipe, AI Connect untuk memperkuat jejaring kolaborasi antara kampus, komunitas, pemerintah, dan industri, AI Hub yang berfungsi sebagai pusat berbagi use case dan solusi AI yang siap diimplementasikan, serta AI Native sebagai fondasi penerapan AI dalam cara kerja internal TelkomGroup.

“Telkom telah mengembangkan berbagai use case AI yang terintegrasi dengan platform data dan digital services, mulai dari analitik bisnis hingga pengambilan keputusan berbasis data. Melalui AI Center of Excellence, kami membangun kapabilitas end-to-end, dari data, model, hingga deployment agar AI tidak berhenti di konsep, tetapi benar-benar memberikan value nyata bagi industri dan masyarakat,” jelas Komang.

Keterlibatan mahasiswa menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Selain mengikuti sesi keynote dan panel discussion, mahasiswa juga berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab interaktif, diskusi langsung dengan narasumber, serta eksplorasi studi kasus implementasi AI di dunia industri. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan akses terhadap platform data Databoks dari Katadata untuk memperkuat literasi data dan kemampuan analitis, sekaligus didorong untuk memahami bagaimana data dan AI dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang profesi.

Sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap penguatan literasi data di lingkungan kampus, Telkom bersama Katadata turut menyalurkan bantuan berupa penyediaan satu unit perangkat desktop di perpustakaan Universitas Udayana yang dilengkapi dengan akses penuh ke Databoks Premium selama satu tahun, serta akses langganan bagi 100 mahasiswa selama satu bulan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung kegiatan riset, analisis data, pembelajaran berbasis data dan tentunya pengembangan kapabilitas AI di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Melalui program ini, Telkom bersama Katadata juga mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif, di mana mahasiswa tidak hanya memahami konsep AI secara teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata terkait implementasi dan peluang karier di era digital. Ke depan, Telkom akan terus memperkuat perannya dalam mengembangkan ekosistem AI nasional melalui penguatan infrastruktur digital sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam menghadirkan inovasi digital yang memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa.
Sebagai wujud nyata Telkom bersama Google Indonesia memperkuat kolaborasi dalam mendorong transformasi digital sektor pendidikan melalui forum Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the AI Era yang diselenggarakan pada 15–16 April 2026 di Telkom AI Center Padang, Sumatra Barat. Kegiatan ini menghadirkan solusi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI), konektivitas digital, serta ekosistem kolaboratif bagi institusi pendidikan tinggi maupun sekolah dasar dan menengah guna menjawab kebutuhan pendidikan masa depan.
Acara ini turut dihadiri EVP Telkom Regional 1 (Sumatra) Dwi Pratomo Juniarto, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom Arfianto Ramadhian, Kabid Balai TIK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat Nina Nadjmir, serta para pemangku kepentingan sektor pendidikan di wilayah Sumatra Barat.
Dalam sambutannya, EVP Telkom Regional 1 (Sumatra) Dwi Pratomo Juniarto menegaskan bahwa TelkomGroup terus memperkuat peran sebagai digital enabler dalam mendukung transformasi sektor pendidikan di seluruh Indonesia.

“Telkom berkomitmen penuh pada dedikasi mendigitalisasikan pendidikan di seluruh penjuru Indonesia, di mana Regional 1 menjadi garda terdepan untuk memastikan institusi di wilayah kami, termasuk di Padang, memiliki akses setara terhadap teknologi tercanggih. Kami hadir melampaui penyedia konektivitas dengan bertindak sebagai digital transformation enabler yang menyediakan solusi end-to-end, mulai dari penguatan infrastruktur jaringan hingga integrasi ekosistem digital,” ujar Dwi.

Kegiatan ini terbagi ke dalam dua fokus utama, yaitu sesi jenjang Pendidikan Tinggi (Higher Education) pada hari pertama dan sesi jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (K-12) pada hari kedua. Kedua sesi tersebut dirancang untuk menghadirkan pendekatan yang lebih relevan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan.

Sinergi Telkom dan Google Indonesia menghadirkan solusi komprehensif, mulai dari penguatan konektivitas hingga pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Salah satu solusi yang mendapat perhatian tinggi dari peserta adalah Gemini AI Pro yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas akademik serta mendukung metode pembelajaran yang lebih interaktif dan personal. Selain itu, Google Workspace for Education turut diperkenalkan sebagai platform kolaborasi yang mendukung terciptanya lingkungan belajar lebih produktif.

Pada kesempatan terpisah, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom Arfianto Ramadhian menegaskan bahwa kolaborasi dengan Google merupakan bagian dari langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat ekosistem digital pendidikan di Indonesia.
“Sinergi Telkom dengan Google bukan sekadar kolaborasi teknologi, melainkan langkah strategis TelkomGroup dalam memimpin digitalisasi pendidikan di tanah air. Dengan menggabungkan kekuatan jaringan yang kami miliki dan platform canggih milik Google, kami menghadirkan solusi konkret yang mampu mendobrak batasan akses pendidikan berkualitas di Indonesia,” pungkas Arfianto.

Pada sesi Higher Education, akademisi Universitas Udayana Komang Oka Saputra berbagi praktik terbaik dalam implementasi solusi digital di lingkungan perguruan tinggi. Sementara pada sesi K-12, Executive School Director Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang Yansen Makitika menyoroti pentingnya transformasi berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing institusi pendidikan di tingkat global.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat berbagai institusi pendidikan untuk mengadopsi solusi berbasis AI serta meningkatkan kapabilitas digital mereka sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan.
Kabid Balai TIK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat Nina Nadjmir menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini sebagai langkah strategis dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi.

“Dunia kerja di masa depan menuntut kemahiran digital yang tinggi. Karena itu, melalui integrasi Google for Education dan pemanfaatan Gemini AI, kita tidak hanya menghadirkan perangkat belajar, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi. Kami ingin lulusan kita tidak hanya menjadi penonton di era kecerdasan buatan, tetapi menjadi pemain kunci yang kompetitif dan inovatif,” tutup Nina

Melalui kolaborasi strategis ini, TelkomGroup bersama Google Indonesia terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing global, sejalan dengan percepatan transformasi digital nasional. (Har/Telk)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Agentic AI by BigBoxAI OtonomLompatanTelkomTransformasi Industri Nasional
Berita sebelumnya

Forwaka Deliserdang dan Dinas Pendidikan Deliserdang Berkolaborasi Memajukan Dunia Pendidikan

TERBARU

Program Data Unboxed @Campus bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang digelar di Auditorium Universitas Udayana, Bali.(dok.tel)

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi Industri Nasional

Kamis, 30 April 2026

Forwaka Deliserdang dan Dinas Pendidikan Deliserdang Berkolaborasi Memajukan Dunia Pendidikan

Rabu, 29 April 2026

Polsek Dolok Batu Nanggar Sikat Peredaran Narkoba di Simalungun

Rabu, 29 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd