• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Wagubsu Ajak Fotograper Rose Kampoong Eksplorasi Keindahan Sumut

Editor: Suganda
Jumat, 29 Maret 2019
Kanal: Ragam

Editor:Suganda

Jumat, 29 Maret 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengagumi buku Bumi Karema yang ditulis oleh fotografer Ruthy Bambang Waskito atau  dikenal Rose Kampoong. Buku yang berisi kumpulan foto yang menggambarkan keindahan Sulawesi Utara ini menjadi inspirasi Wagub Sumut lantaran dapat menjadi media informasi mengenai kekayaan alam dan budaya sehingga dapat mengangkat pariwisata daerah.

Hal itu diungkapkan Wagubsu saat menghadiri peluncuran buku Bumi Karema, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Benteng Jakarta, Rabu malam (27/3).

“Kehadiran Buku Bumi Karema ini sangat membantu sebagai promosi daerah Sulawesi Utara (Minahasa) yang kaya akan flora dan fauna juga kebudayaannya. Melalui buku tersebut jelas akan menjadi panduan atau informasi bagi masyarakat khususnya Sulawesi Utara, maupun masyarakat nasional dan international,” jelasnya.

Apalagi sebut Wagubsu, buku ini telah mendapat dukungan dari Pemprov Sulawesi Utara, selain menjadi bahan acuan untuk pariwisata, ke depannya juga buku ini akan menjadi salah satu materi pelajaran di sekolah.

“Hal- hal seperti inilah yang sangat positif diangkat sebagai promosi daerah, saya sempat mengajak Ruthy Bambang Waskito atau Rose Kampoong untuk datang ke Sumut, karena hobbynya yang suka traveling dan masuk kampong tersebut, tentu beliau bisa menuangkan atau mengambarkan suatu tempat lengkap dengan keberagaman flora, fauna, keindahan alam dan lainnya dalam sebuah buku,” paparnya.

Apalagi, lanjut Wagub Sumut, Sumatera Utara kaya akan berbagai budaya dan adat istiadat yang dapat diangkat kedalam sebuah buku. Tentu akan lebih banyak informasi yang bisa digali dan lebih menarik lagi, karena kekayaan Sumut tidak hanya dari alamnya tapi juga adat istiadatnya.

“Bayangkan bisa salah satu etnis/ suku di Sumut dibuat asal usul dan kisahnya, pasti lebih menarik dan sangat layak untuk diketahui generasi dan pelajar Sumut, sehingga mereka bisa mengenal daerah dan kebudayaan daerah ini,”ujarnya.

Bila di Minahasa ada kisah Putri Karema sebagai putri pemberani dan lemah lembut, Sumut juga memiliki sosok putri yang sangat dikagumi seperti legenda Putri hijau atau Putri Titian Bulan sebagai nenek moyangnya para suku batak,

“Bila ini diangkat Saya yakin generasi atau pelajar di Sumut sangat menyukainya tentang keberadaan dan kekayaan khas daerah. Ini juga bisa menjadi muatan lokal pada mata pelajaran siswa di sekolah. Kita bisa mencontoh Pemprov Sulut yang akan menjadikan buku Bumi Karema menjadi salah satu buku pelajaran muatan lokal di sekolah, tujuannya agar generasi muda tetap mengetahui sejarah daerahnya,”paparnya.

Sementara Ruthy Bambang Waskito atau  dikenal Rose Kampoong penulis buku Bumi Karema mengaku sangat kagum dengan Minahasa, berkat dukungan suaminya yang saat itu bertugas sebagai Kapolda Sulut, ibu  dari tiga anak ini dapat berkeliling ke seluruh daerah di Sulawesi Utara untuk mengetahui kisah atau asal usul dari masing-masing daerah tersebut.

“Saya tertarik tak hanya kisah Putri Karema yang merupakan nenek moyang orang Minahasa juga kekayaan alam yang sangat indah, kehidupan masyarakat di sana senantiasa rukun dan saling menghormati,”ujarnya.

Peluncuran buku tersebut dihadiri Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid dan dimeriahkan dengan tarian khas perang suku Minahasa, fashion show dengan berbagai karya busana yang telah dimodifikasi dengan kain – kain Minahasa. (POL/W)

 

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: keindahan sumut
Berita sebelumnya

The Voice Indonesia Gok Malau Lolos 4 Besar

Berita selanjutnya

Pemko-Kodam I/BB Bersihkan Sungai Kera

TERBARU

Rico Waas Optimis Medan Mampu Bertransformasi Menjadi Simbol Kemajuan Nasional

Selasa, 31 Maret 2026

USU Terima 2.614 Calon Mahasiswa Baru dari Seluruh Indonesia

Selasa, 31 Maret 2026

3.096 Pelajar Diterima di UNIMED Melalui Jalur SNBP

Selasa, 31 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd