Bandung, POL | “Laksanakan tugas dengan bebeakan!” Itulah pesan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman pada acara Pengangkatan CASN Tahun 2025 dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah Janji PNS Tahun 2022 di Lingkungan Pemerintah Daerah Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (27/5/2025).
“Laksanakan tugas kita untuk membantu, memberdayakan, memberikan pelayanan agar masyarakat sejahtera, mandiri, dan mendapatkan keadilan. Harus habis-habisan, bebeakan, totalitas, hasilnya pasti optimal,” tegasnya.
Di Jabar, terangnya, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan dengan baik, seperti angka kemiskinan, kesenjangan hingga stunting. “Ini tanggung jawab Pemprov Jabar yang di dalamnya ada Bapak/Ibu. Sama-sama tanggung jawab, jangan main-main. Jangan sampai numpang hidup jadi ASN,” katanya.
Sekda pun mendorong seluruh pegawai untuk bekerja sama, bahu-membahu mewujudukan visi Jabar Istimewa, “Lembur Diurus Kota Ditata”.
Pengangkatan CASN 2025 yang dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah Janji PNS 2022 tersebut diikuti 4.539 pegawai. Sebelas di antaranya CASN 2025 yang mengabdi di Dinas Pendidikan (Disdik Jabar, terdiri dari 10 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru dan 1 PNS tenaga teknis.
Di balik pengambilan sumpah tersebut Krispianus Bai tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Setelah mengabdi sebagai guru selama lebih dari dua dekade, hari ini ia resmi diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).
“Perasaan saya begitu gembira. Menurut saya, hari ini penuh berkat dan Tuhan begitu baik pada saya,” ungkapnya saat mengikuti Pengangkatan CASN Tahun 2025 Dirangkaikan dengan Pengambilan Sumpah Janji PNS Tahun 2022 di Lingkungan Pemerintah Daerah Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Kota Bandung tersebut.
Saat melihat lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru dibuka, Krispianus pun mendaftar dan mengikuti proses hingga lulus. Jika bukan satu-satunya, ia menjadi salah satu ASN tertua yang diangkat pada usia 57 tahun.
Sesuai amanat Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, guru mata pelajaran agama Katolik tersebut akan mengabdi dengan baik.
“Pesan dari Pak Sekda, kita semua mesti menghormati adat Sunda, salah satunya bekerja dengan baik (melalui filosofi Panca Waluya). Apalagi dalam pelayanan, sebagai guru agama Katolik, saya harus melayani anak didik di sekolah dengan baik supaya mereka memiliki kesempatan ke depan,” tutup guru SMAN 14 Bandung tersebut. (Har)







