• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 14 Juli 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ragam

National University of Singapore and Telkom University Sepakat Tandatangani MoU Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global

Editor: Editor
Senin, 13 Juli 2026
Kanal: Ragam

Editor:Editor

Senin, 13 Juli 2026
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Seiring meningkatnya kebutuhan akan talenta digital yang unggul dan berdaya saing global, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital dan inovasi nasional melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi terkemuka dunia.

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara Telkom University (TelU) dan National University of Singapore (NUS). Dokumen Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebelumnya telah ditandatangani secara sirkuler oleh kedua belah pihak.

Sebagai penanda dimulainya implementasi kolaborasi, pada Senin (6/7/2026) TelU dan NUS menggelar seremoni kerja sama di Telkom University Kampus, Jakarta.

Turut hadir pada agenda tersebut Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Pujo Setio, Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji, Direktur IT Digital Telkom sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Faizal Rochmad Djoemadi, Senior Vice Provost of National University of Singapore Prof. Bernard C Y Tan, Dr. Robert de Souza, Executive Director of the The Logistics Institute of National University Singapore, dan Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto.

Kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, riset, inovasi, hingga talenta digital. Ruang lingkup kerja sama meliputi graduate certificate programme, student and faculty mobility, joint research, serta kolaborasi pada bidang Artificial Intelligence (AI), digital business, sustainability, Internet of Things (IoT), cybersecurity, logistic & supply chain management, data center, dan cloud computing.

Melalui berbagai program tersebut, kedua institusi diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, kapasitas riset serta menghasilkan talenta yang semakin relevan dengan kebutuhan industri digital yang berkembang pesat.

Terjalinnya kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang diprakarsai Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dalam memperkuat kerja sama Indonesia–Singapura di bidang ekonomi digital dan pengembangan talenta. Inisiatif tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ke Singapura pada April 2026 dan menjadi katalis lahirnya kemitraan strategis antara TelU dan NUS sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di era ekonomi digital.

Kemitraan dengan National University of Singapore (NUS) merupakan langkah strategis bagi Telkom dalam memperkuat pengembangan talenta digital dan kapasitas riset yang relevan dengan kebutuhan industri. Reputasi NUS sebagai salah satu universitas terbaik dunia, termasuk posisinya di peringkat ke-8 QS World University Rankings 2026, membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi Telkom University sebagai bagian dari ekosistem Telkom Group, mulai dari penguatan kurikulum, pengembangan dosen, hingga peningkatan riset terapan.

Melalui kerja sama ini, Telkom berharap sinergi antara dunia pendidikan dan industri dapat semakin kuat untuk mendukung transformasi digital perusahaan sekaligus pengembangan ekosistem talenta digital nasional.

Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji menyampaikan bahwa, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat lahirnya talenta digital yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat. Kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global, pengetahuan, dan praktik terbaik dunia,” ujar Seno.

Menurutnya, sebagai perusahaan digital telekomunikasi terdepan di Indonesia, Telkom memiliki peran yang lebih luas dari sekadar penyedia layanan digital. Telkom berkomitmen menjadi orchestrator yang mempertemukan dunia akademik, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat lahirnya inovasi serta memperkuat daya saing nasional. Melalui kolaborasi seperti ini, Telkom juga membangun pipeline talenta digital yang akan mendukung kebutuhan bisnis masa depan perusahaan, termasuk sebagai enabler untuk penguatan kedaulatan digital Nasional.

“Telkom ingin terus menjadi orchestrator yang mempertemukan dunia akademik, industri, dan pemerintah. Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahir lebih banyak program digital talent exchange, joint research, innovation partnership, hingga pengembangan solusi berbasis AI, cloud, cybersecurity, dan teknologi digital lainnya yang mampu menjawab kebutuhan industri. Kami percaya bahwa inovasi terbaik lahir dari kolaborasi lintas ekosistem, dan melalui sinergi ini kami ingin terus menumbuhkan talenta yang akan menjadi penggerak transformasi digital Indonesia,” tambah Seno.

Bagi Telkom, kemitraan dengan NUS merupakan langkah strategis mengingat rekam jejak universitas tersebut sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik dunia dalam bidang riset dan inovasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses sivitas akademika Telkom University terhadap jejaring global, memperkuat kualitas pendidikan, serta mendorong terciptanya inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri.

Sementara itu, Senior Vice Provost of National University of Singapore, Prof. Bernard C Y Tan, menyampaikan, “Kami menyambut baik kerja sama dengan Telkom University dalam memajukan pendidikan, riset, dan inovasi. Kami meyakini kemitraan ini akan membuka berbagai peluang untuk pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, serta riset bersama yang dapat menjawab tantangan di tingkat regional maupun global. Kami berharap kolaborasi jangka panjang ini dapat memberikan dampak yang berarti bagi kedua institusi dan masyarakat.”
Senada, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi TelU untuk memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang mampu menjembatani kebutuhan dunia akademik dengan perkembangan industri digital global.
“Indonesia masih membutuhkan lebih banyak talenta digital untuk mendukung transformasi digital dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Melalui kemitraan dengan National University of Singapore, kami ingin menghadirkan berbagai program nyata, mulai dari pertukaran akademik, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat kualitas lulusan sekaligus memberikan pengalaman global yang semakin relevan dengan kebutuhan industri,” tutup Suyanto.

Sementara itu Telkom menuntaskan target penyederhanaan (streamlining) terhadap 10 entitas anak usaha pada semester pertama 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung aspirasi streamlining BUMN yang diamanatkan oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN.

Sejalan dengan hal tersebut, streamlining menjadi salah satu dari empat pilar strategi transformasi TLKM 30 yang difokuskan pada penataan portofolio bisnis melalui optimalisasi entitas usaha, harmonisasi tumpang tindih usaha, serta divestasi bisnis non-core.

Melalui inisiatif streamlining, Telkom juga menciptakan efisiensi operasional sekaligus memperkuat fokus realisasi belanja modal pada pengembangan bisnis inti di sektor telekomunikasi dan digital. Penataan portofolio dilakukan melalui berbagai skema, yakni divestasi, merger, dan likuidasi. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan struktur grup yang lebih ramping, menajamkan peran setiap entitas, serta memperkuat transformasi Telkom dari Operating Holding menuju Strategic Holding dengan model Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo) yang mampu menciptakan pertumbuhan nilai secara berkelanjutan.

Dalam struktur tersebut, Telkom sebagai HoldCo akan berfokus pada pengelolaan portofolio, penguatan tata kelola, penciptaan sinergi, dan optimalisasi nilai antar segmen bisnis. Sementara itu, aktivitas operasional dijalankan oleh OpCo yang secara terfokus dengan lebih spesifik, yaitu pada Segmen B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International Business.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menyampaikan bahwa penyederhanaan portofolio merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi yang semakin lincah dalam menghadapi dinamika industri digital. “Transformasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas bisnis, tetapi juga keberanian untuk menata kembali organisasi agar semakin fokus pada bisnis inti yang menjadi kekuatan utama. Dengan struktur yang lebih ramping, Telkom memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bergerak lebih agile, mengalokasikan investasi secara lebih optimal, serta menciptakan pertumbuhan yang lebih berkualitas.”

Hingga akhir Juni 2026, Telkom telah menyelesaikan streamlining terhadap 10 entitas melalui berbagai aksi korporasi strategis. Pada skema divestasi, Telkom menuntaskan pelepasan 2 entitas yang ditandai dengan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) bersama mitra strategis pada 3 Juni 2026.

Melalui skema penggabungan vertikal (vertical merger), Telkom juga menyelesaikan merger pada 2 entitas guna memperkuat bisnis dan mendorong pengembangan kapabilitas. Sementara itu, terkait streamlining melalui skema likuidasi, terdapat 6 entitas TelkomGroup yang telah mencapai tahapan pembubaran yang ditetapkan, sebagai bagian dari optimalisasi portofolio bisnis.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap relevansi bisnis, aktivitas operasional, serta kontribusi masing-masing entitas terhadap strategi jangka panjang dan penciptaan nilai secara grup.

Lebih lanjut, Seno menambahkan, streamlining bukan sekadar pengurangan jumlah anak usaha, melainkan langkah untuk membangun portofolio bisnis yang lebih sehat dan bernilai.
“Setiap keputusan streamlining didasarkan pada evaluasi terhadap peran strategis masing-masing entitas dalam mendukung arah bisnis TelkomGroup ke depan. Dengan portofolio yang lebih fokus dan struktur organisasi yang lebih efisien, kami dapat memperkuat sinergi antar OpCo, mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkokoh posisi Telkom sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global,” jelas Seno.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap proses streamlining dilakukan secara prudent, akuntabel, dan transparan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR). Setiap keputusan strategis diambil berdasarkan kajian yang komprehensif dan berkoordinasi erat dengan para pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Agung, BPKP, DAM, dan BP BUMN, guna memastikan kepatuhan serta mendukung transformasi perusahaan yang berkelanjutan.

Sejalan dengan transformasi organisasi tersebut, Telkom juga memastikan setiap penyesuaian sumber daya manusia dilakukan secara bertanggung jawab dengan penghormatan sepenuhnya atas hak-hak karyawan terdampak. Seluruh proses dijalankan secara sukarela dan atas kesepakatan bersama kedua belah pihak, salah satunya melalui Early Retirement Program (ERP) yang pada tahun 2026 akan ditujukan pada level OpCo.

Melalui pendekatan tersebut, Telkom berharap dapat membangun organisasi yang lebih adaptif, memperkuat kapabilitas talenta digital, serta mendorong efisiensi dan produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.

Program streamlining merupakan bagian dari target jangka menengah hingga tahun 2030 untuk membangun fundamental perusahaan yang semakin solid. Ke depan, Telkom optimistis dapat memperkuat daya saing perusahaan serta meningkatkan kualitas pada area bisnis yang memiliki prospek pertumbuhan terbaik di masa mendatang.

Dalam pada itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk menyemarakkan puncak peringatan ulang tahun Telkom pada Senin (6/7) lalu, dengan tajuk Siner61 Transformasi yang berlangsung di kawasan The Telkom Hub, Jakarta.

Rangkaian kegiatan perayaan syukuran 61 tahun Telkom dihadiri oleh Dewan Komisaris, Jajaran Direksi dan Senior Leader, Ketua Serikat Karyawan, serta seluruh karyawan TelkomGroup. Acara yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) ini tak hanya diikuti oleh karyawan yang berada di Jakarta, tetapi juga seluruh karyawan TelkomGroup di lima wilayah Telkom Regional.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengajak seluruh insan TelkomGroup untuk memaknai perjalanan Telkom serta berbagai pencapaian yang telah diraih bersama. Dian juga mengajak seluruh karyawan menjadikan momentum ulang tahun ini sebagai ajang refleksi atas kontribusi yang telah diberikan, sekaligus penyemangat untuk terus menghadirkan kinerja terbaik dalam mencapai target dan mengawal sukses transformasi TLKM 30 demi mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

“Transformasi TLKM 30 bukan sekadar proyek perusahaan, tetapi pilihan untuk menjadi lebih cepat mengambil keputusan, lebih berani berinovasi, dan lebih fokus untuk menghadirkan nilai. Dengan semangat sinergi transformasi bersama seluruh insan TelkomGroup, saya yakin kita dapat memastikan Telkom tetap relevan, kompetitif, serta menjadi penggerak utama transformasi digital Indonesia,” ujar Dian.
Sementara itu, Komisaris Independen Telkom Rofikoh Rokhim mengatakan bahwa, selama lebih dari enam dekade perjalanannya berkontribusi kepada bangsa dan negara, Telkom turut mempersatukan tanah air melalui konektivitas digital. Ke depan, TelkomGroup harus terus bertransformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, semakin berorientasi pada pelanggan, serta senantiasa menjaga integritas dan akuntabilitas dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Dengan semangat untuk bersinergi, perayaan ulang tahun ke-61 Telkom menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan karyawan TelkomGroup sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan tersebut di antaranya pameran komunitas internal, bazaar, kompetisi olah raga; e-sport; dan pencarian bakat internal, program donor darah, serta hiburan.
Pada saat yang sama, sebagai wujud komitmen terhadap penyelenggaraan kegiatan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan berkelanjutan, Telkom menghadirkan berbagai inisiatif Environment, Social, Governance (ESG), termasuk pengelolaan dan pemilahan sampah pada perayaan HUT ke-61 ini.

Pada pilar lingkungan, Telkom berfokus pada pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Melalui kolaborasi dengan Rekosistem dan Plasticpay, Telkom mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi dalam aksi nyata pengurangan sampah melalui pemilahan, daur ulang, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, spesial pada momen HUT ke-61 Telkom, diberikan peningkatan poin aktivasi pada Reverse Vending Machines (RVM) menjadi Rp610 di lokasi Telkom Landmark Tower Jakarta dan Surabaya, serta Menara Multimedia Jakarta.

Berkaitan dengan pilar sosial, Telkom meluncurkan UMKM Aggregator Movement sebagai gerakan digital untuk mendukung pemberdayaan UMKM binaan TelkomGroup, mitra UKM Indibiz, serta pelaku UMKM secara umum melalui pemanfaatan media sosial. Dengan menggunakan tagar #SpillUMKM, gerakan ini juga mendorong partisipasi masyarakat untuk mempromosikan produk dan jasa UMKM sehingga lebih mudah ditemukan, menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan visibilitas pelaku usaha di ruang digital. Dari sisi pengembangan, pelaku UMKM binaan yang terlibat dalam gerakan ini juga memungkinkan untuk naik kelas pada level Go Modern, Go Digital, Go Online hingga Go Global.

Melalui gerakan kolaboratif ini, Telkom berharap dapat memperkuat ekosistem bisnis digital yang semakin inklusif dengan mempererat keterhubungan antara pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat. Mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian yang menyumbang lebih dari 61% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap hingga 97% tenaga kerja, kehadiran #SpillUMKM diharapkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang membuka lebih banyak peluang pasar bagi pelaku UMKM.

Dengan semakin luasnya partisipasi masyarakat ke depan, gerakan ini diharapkan turut mendorong perputaran roda ekonomi yang lebih sehat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Di sisi lain, Telkom juga terus memperkuat pengembangan talenta digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui AIcosystem, ekosistem AI terintegrasi yang menyatukan kapabilitas AI TelkomGroup guna mempercepat adopsi AI di berbagai sektor. Kehadiran AIcosystem juga membuka ruang kolaborasi, pembelajaran, dan inovasi sehingga pemanfaatan AI tidak hanya memberikan nilai tambah bagi masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya talenta digital Indonesia yang semakin kompetitif.

Sebagai bagian dari program tersebut dan rangkaian HUT, Telkom menyelenggarakan kompetisi AI Tell You yang mengajak kreator lokal memanfaatkan AI sebagai medium untuk menuangkan ide, cerita, dan kreativitas dalam bentuk karya video. Kompetisi ini mendapat antusiasme tinggi dengan total submission mencapai 700 karya dari para peserta di berbagai daerah di Indonesia.

Dinilai oleh para profesional dari industri kreatif dan teknologi digital, AI Tell You menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi potensi AI secara kreatif dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong lahirnya ekosistem kreator digital yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan karya yang bernilai.
“Terima kasih kepada seluruh insan TelkomGroup, pelanggan, mitra, dan para pemangku kepentingan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Telkom selama 61 tahun. Bersama kita melangkah dengan semangat sinergi dan inovasi agar Telkom dapat menghadirkan manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Dian. (Har/Telk)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Inovasi GlobalNational UniversityPerkuatTalenta DigitalTandatangani MoUTelkom University
Berita sebelumnya

Dari Bengkel Desa ke Rantai Pasok Sawit, PTPN IV PalmCo Naikkan Kelas IKM Pandai Besi

TERBARU

National University of Singapore and Telkom University Sepakat Tandatangani MoU Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global

Senin, 13 Juli 2026

Dari Bengkel Desa ke Rantai Pasok Sawit, PTPN IV PalmCo Naikkan Kelas IKM Pandai Besi

Senin, 13 Juli 2026

Rico Waas Ingin Delegasi Hyejeon University Promosikan UMKM Medan ke Dunia Internasional

Minggu, 12 Juli 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd