Bandung, POL | “Kita adalah pribadi pembelajar, jadikan Ramadan sebagai bulan pembelajaran.”
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Wahyu Mijaya dalam kegiatan Pembinaan Pegawai & Silaturahmi Idulfitri 1445 H di Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VIII, Kabupaten Bandung, Rabu (17/4/2024).
“Ramadan kemarin kita belajar banyak hal. Seperti sabar, kesopanan, pengendalian diri, meningkatkan spiritualitas diri, dan juga rekonsiliasi,” katanya.
Kadisdik pun memohon maaf lahir batin kepada keluarga besar Cadisdik Wilayah VIII jika ada kekhilafan dan kesalahan.
Ke depan, Kadisdik berpesan untuk siap menyongsong program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. “Kita harus lebih baik dibandingkan PPDB sebelumnya. Bukan sebagai pembanding, tapi kita harus bisa memberikan yang terbaik di PPDB ini,” tuturnya.
Sedangkan Kepala Cadisdik Wilayah VIII, Endang Susilastuti menuturkan, bulan Syawal ini harus dijadikan momen untuk bermaaf-maafan dan merekatkan silaturahmi antarsesama.
Dalam pembinaan yang dihadiri kepala sekolah, pengawas, dan Dharma Wanita Persatuan Cadisdik Wilayah VIII ini, Endang menegaskan kepada seluruh kepala sekolah agar terus menjaga integritas dan sikap, seraya memberi teladan baik kepada siswa.
Sementara itu, pada hari pertama kerja setelah libur Idulfitri 1445 Hijriah, Kadisdik Wahyu Mijaya bersilaturahmi dengan seluruh pegawai di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa (16/4/2024) kemarin.
Kadisdik didampingi Plt. Sekdisdik Jabar Deden Saepul Hidayat. Pada saat itu Kadisdik menjelaskan, hari ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sudah menerbitkan surat edaran terkait penerapan work from home (WFH) dan work from office (WFO) bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturahmi ke seluruh pegawai yang ada di Radjiman. Tadi juga kita melihat kesiapan pelayanan dan kesiapan bekerja kembali pegawai sesuai surat edaran dari Kemenpan-RB,” ucap Kadisdik.
Kemudian, lanjutnya, tadi juga dicek berbagai hal, seperti lingkungan di kantor dan lainnya. “Insya Allah, kita bekerja kembali seperti semula. Intinya, walaupun sebagian WFH, kita tidak mengurangi berbagai rencana kerja dan layanan yang kita lakukan,” ungkapnya.
Kadisdik berharap, usai Ramadan kemarin, berbagai kebaikan yang dilakukan selama Ramadan bisa terimplementasikan di bulan-bulan berikutnya. “Dengan bersilaturahmi, kita juga bisa lebih solid dan semangat untuk bekerja ke depannya,” tutupnya. (Har)
