• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 23 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Daging Olahan Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Editor: Suganda
Senin, 8 Oktober 2018
Kanal: Ragam

Editor:Suganda

Senin, 8 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, perjuanganonline | Daging olahan mungkin nikmat disantap. Namun, penelitian baru menyebutkan bahwa daging olahan berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara, kanker yang paling banyak menggerogoti perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Penelitian terbaru menunjukkan, memakan daging olahan seperti sosis, bacon, dan ham dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Daging olahan merupakan daging yang sudah melewati proses pengasapan, pengawetan, penggaraman, atau fermentasi.

Berdasarkan analisis peneliti, lebih dari 1,2 juta perempuan mengonsumsi daging olahan secara rutin berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara sebesar 9 persen.

“Tinjauan sistematis dan studi meta-analisis ini melaporkan hubungan positif yang signifikan antara konsumsi daging olahan dengan risiko kanker payudara,” tulis peneliti dalam studinya, seperti dikutip dari CNN.

Namun, peneliti tidak menemukan hubungan memakan daging merah yang bukan olahan, seperti steak atau daging panggang, dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.

Dalam studi yang dipublikasikan di International Journal of Cancer ini, peneliti menganalisis 15 studi terdahulu untuk melihat hubungan daging olahan dengan kanker payudara.

Temuan ini sekaligus menguatkan penelitian sebelumnya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang mengategorikan daging olahan sebagai karsinogen. Mengonsumsi karsinogen dapat menyebabkan berbagai jenis kanker.

Ketua penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, Maryam Farvid, menyarankan agar para perempuan dapat mengurangi asupan daging olahan untuk mencegah kanker payudara.

“Mengurangi daging olahan tampaknya bermanfaat untuk pencegahan kanker payudara,” kata Farvid.(P03/CNN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Daging OlahanaKanker Payudara
Berita sebelumnya

135 Personil Polda Sumut Dimutasi

Berita selanjutnya

Sepasang Kekasih Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar

TERBARU

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di Halaman Kantor Bupati

Minggu, 22 Maret 2026

Salat Idulfitri 1447 H, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Bangun Medan untuk Semua

Sabtu, 21 Maret 2026

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd