• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 24 September 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Bandara Husein Kembali Aktif, Pemkot Siapkan Ekosistem Wisata dan Perdagangan Pasar Baru

Editor: Editor
Kamis, 24 September 2026
Kanal: Ragam

Editor:Editor

Kamis, 24 September 2026
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Bandung, POL | Pemerintah Kota Bandung terus meningkatkan penguatan ekosistem perdagangan dan pariwisata seiring kembali beroperasinya Bandara Internasional Husein Sastranegara. Salah satu kawasan yang dipersiapkan untuk menangkap peluang tersebut yakni Pasar Baru Trade Center.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebutkan, Bandara Husein dan Pasar Baru memiliki keterkaitan yang kuat dalam mendukung pergerakan ekonomi Kota Bandung. Kembali aktifnya penerbangan dari Bandara Husein dinilai menjadi momentum bagi para pedagang untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kunjungan wisatawan.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin 21 September 2026.

“Dari dulu kita meyakini bahwa Bandara Husein dengan Pasar Baru itu memiliki hubungan darah. Artinya apa? Kalau sampai Bandara Husein distop, maka Pasar Baru kehabisan darah,” ujar Farhan.

Menurutnya, reaktivasi Bandara Husein harus diikuti kesiapan sektor perdagangan dan pariwisata. Para pedagang diminta terus berinovasi agar Pasar Baru mampu menjadi tujuan belanja yang menarik bagi wisatawan yang datang ke Bandung.

“Tanpa kesiapan para pedagang tentu nanti akan percuma juga kalau nanti para turis datang ke sini ngelihat kok sepi, barangnya enggak ada, enggak ada yang bagus. Jadi kitanya mesti siap untuk menangkap para calon konsumen kita,”
katanya.

Farhan juga membuka peluang pengembangan layanan shuttle yang menghubungkan Bandara Husein dengan Pasar Baru. Gagasan tersebut dapat dikembangkan bersama Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas) maupun
pengelola dan pedagang Pasar Baru.

“Kalau usulan ada shuttle dari Pasar Baru ke Bandara bolak-balik, saya rasa akan menarik juga kalau kita tawarkan kepada Kopamas,” ujarnya.

Menurut Farhan, konektivitas tersebut dapat menjadi bagian dari ekosistem perekonomian Kota Bandung, sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawanuntuk langsung menuju pusat perdagangan setelah tiba di Bandung.

Selain konektivitas bandara, Farhan menyampaikan, adanya gagasan untuk
mengembangkan kawasan pusat kuliner malam kelas dunia di sepanjang Jalan Otista, kawasan Pasar Baru hingga Pecinan Lama.

Rencana tersebut akan diikuti dengan penataan sejumlah infrastruktur pendukung, termasuk jalan, penerangan jalan umum (PJU), serta marka jalan. Penataan juga akan diselaraskan dengan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT)
di Kota Bandung.

Farhan mengatakan, peningkatan kualitas infrastruktur menjadi bagian dari upaya membangun kawasan yang lebih terintegrasi dan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat. “Ini merupakan bagian dari upaya kita melakukan pembangunan fisik yang sesuai dengan program yang selaras dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota,” katanya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung, Iwan Suhermawan menyambut baik peluang tersebut. Ia meminta Pemkot Bandung memastikan infrastruktur di sekitar kawasan Pasar Baru semakin mendukung aktivitas perdagangan dan kunjungan wisatawan.

“Kami minta kepada Bapak agar infrastruktur di seputaran Pasar Baru yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung sudah diperbaiki,” kata Iwan.

Ia juga berharap terdapat skema penjemputan wisatawan dari Bandara Husein menuju Pasar Baru menggunakan angkutan umum. “Kami nanti akan minta arahan ke Pak Wali agar supaya lewat Dinas Pariwisata bagaimana caranya ada penjemputan tamu dari Bandara Husein yang bisa langsung ke Pasar Baru menggunakan angkot,” ujarnya.

Beroperasinya kembal Bandara Internasional Husein Sastranegara disambut optimistis para pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung.

Dibukanya kembali akses penerbangan dari dan menuju Bandung dinilai dapat membuka peluang meningkatnya kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan kembali aktivitas perdagangan.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung, Iwan Suhermawan mengatakan, para pedagang siap memanfaatkan momentum kembali aktifnya Bandara Husein dengan meningkatkan kesiapan kawasan maupun produk yang ditawarkan kepada pengunjung.

Menurut Iwan, kembali beroperasinya Bandara Husein menjadi peluang penting bagi Pasar Baru karena kawasan tersebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Karena itu, ia berharap akses
wisatawan dari bandara menuju Pasar Baru dapat semakin mudah. Salah satunya melalui dukungan transportasi yang menghubungkan kedua kawasan.

“Kami nanti akan minta arahan ke Pak Wali agar bagaimana caranya ada penjemputan tamu dari Bandara Husein yang bisa langsung ke Pasar Baru menggunakan angkot,” ujar Iwan.

Iwan menilai keberadaan layanan transportasi tersebut dapat membantu wisatawan yang baru tiba di Bandung untuk langsung mengakses salah satu pusat perdagangan yang selama ini menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah.

Selain konektivitas, para pedagang juga berharap pembenahan infrastruktur di sekitar Pasar Baru terus dilakukan. Perbaikan jalan dan penerangan kawasan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih nyaman bagi pengunjung. “Kami minta kepada Bapak agar infrastruktur di seputaran Pasar Baru yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, reaktivasi Bandara Husein harus dijawab dengan kesiapan para pelaku perdagangan. Meningkatnya akses penerbangan akan menjadi peluang apabila pedagang mampu menyediakan produk yang berkualitas dan menarik bagi wisatawan.

“Tanpa kesiapan para pedagang tentu nanti akan percuma juga kalau nanti para turis datang ke sini ngelihat kok sepi, barangnya enggak ada, enggak ada yang bagus. Jadi kitanya mesti siap untuk menangkap para calon konsumen
kita,” ujar Farhan.

Farhan meminta para pedagang terus berkreasi dan menghadirkan inovasi baru sehingga Pasar Baru tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan. “Ketika nanti para turis datang ke sini mereka akan melihat Pasar Baru tetap menawarkan
produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Farhan juga membuka peluang pengembangan shuttle khusus yang menghubungkan Bandara Husein dengan Pasar Baru. Skema tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas), pengelola Pasar Baru, dan para pedagang. “Shuttle khusus dari bandara ke Pasar Baru itu peluang besar. Bisnis modelnya mangga dibikin dengan pengelola Pasar Baru atau dengan para pedagang,” ujarnya.

Selain wisatawan domestik, Farhan melihat peluang kunjungan wisatawan mancanegara yang dapat diperkuat melalui konektivitas penerbangan internasional. Ia bahkan menyebut tengah mendorong adanya penerbangan langsung dari Bandara Don Mueang, Bangkok, menuju Bandung.

Targetkan PAD Tembus 60 Persen Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan kontribusi PAD ditargetkan mampu menutup lebih dari 60 persen total pendapatan daerah dalam pembahasan Rancangan APBD Tahun 2027. Pernyataan tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota
Bandung, Senin 21 September 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Farhan meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung lebih kreatif dan agresif dalam menggali berbagai sumber pendapatan yang sah dan berkelanjutan. “Saya meminta Bapenda terus kreatif dan agresif mencari berbagai macam bentuk peningkatan pendapatan asli daerah,” ujarnya.

Menurut Farhan, peningkatan PAD menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Namun, ia mengatakan, upaya peningkatan pendapatan harus dibarengi dengan penguatan integritas dan pengawasan yang ketat.

“Jangan sampai peningkatan pendapatan justru menimbulkan persoalan baru. Integritas harus menjadi dasar dalam setiap proses pengelolaan pendapatan daerah,” katanya.

Selain mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak dan retribusi, Farhan mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mampu memperluas basis pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat.

Melalui penguatan PAD, Farhan berharap
memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan berbagai program prioritas Bandung Utama. “Kita ingin membangun kemandirian fiskal yang kuat,
tetapi harus dicapai dengan cara yang transparan, profesional, dan akuntabel,”
tuturnya.

Perlu diketahui, pada Rancangan APBD 2027, Pemkot Bandung targetkan raih pendapatan daerah hingha Rp7,46 triliun. Jumlah tersebut meningkat 3,74 persen dibandingkan pendapatan pada APBD 2026. (Har)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: AktifBandara HuseinEkosistem WisataPemkotPerdagangan Pasar Baru
Berita sebelumnya

Ketua TP PPK Kab Simalungun Ny Hj Darmawati Anton Achmad Saragih Hadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas

TERBARU

Bandara Husein Kembali Aktif, Pemkot Siapkan Ekosistem Wisata dan Perdagangan Pasar Baru

Kamis, 24 September 2026
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PPK) Kab Simalungun, Ny Hj Darmawati Anton Achmad Saragih (no 3 dari kanan), saat menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas-- TP PPK Posyandu se- Indonesia Bagian Barat, yang dilangsungkan di Jakarta Selatan (21-9-2026). Rapat strategis ini langsung dipimpin Ketua Umum Dekranas, TP PPK Posyandu Pusat Tri Tito Karnavian. (Dok/Lawasen Saragih)

Ketua TP PPK Kab Simalungun Ny Hj Darmawati Anton Achmad Saragih Hadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas

Kamis, 24 September 2026

Tinjau Medan Islamic Centre, Zakiyuddin Harahap Minta Kontraktor Rawat Gedung Hingga Habis Masa Pemeliharaan

Kamis, 24 September 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd