• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 12 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Politik

PDIP Buka Peluang “Rujuk” dengan Jokowi

Editor: Suganda
Kamis, 25 Januari 2024
Kanal: Politik

Editor:Suganda

Kamis, 25 Januari 2024
Presiden Jokowi di acara PDIP.

Presiden Jokowi di acara PDIP.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengakui pihaknya membuka peluang untuk kembali menerima Presiden Joko Widodo demi kepentingan rakyat.

Hasto menyebut PDIP selalu terbuka kepada siapa pun dan selalu mementingkan kedaulatan rakyat. Sebab, katanya, tujuan partai politik tak lebih dari menerima aspirasi rakyat.

“Oh iya, itu kan tujuan berpolitik adalah itu. Maka kami membuka diri di dalam berpolitik dengan mengedepankan prinsip-prinsip kedaulatan rakyat,” kata Hasto di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/1).

Dia meyakini seorang pemimpin yang dekat dengan rakyat dan tidak mementingkan kepentingan keluarga tak akan jauh dengan PDIP. Sebab, kata Hasto, PDIP adalah partai wong cilik.

Dia menyebut partainya lahir dan memiliki jejak sejarah bersama masyarakat. Hasto menyebut PDIP memiliki DNA kerakyatan dan keberpihakan wong cilik.

“Sama juga dengan PPP, sehingga DNA kami adalah DNA kerakyatan, DNA keberpihakan pada wong cilik, DNA konsistensi pada amanat konstitusi,” katanya.

Namun begitu, saat ditanya soal peluang bakal koalisi di Pilpres, Hasto tak menjawab tegas. Dia menyebut PDIP saat ini telah berkoalisi dengan Perindo, Hanura, dan PPP. Dia menyebut para partai pengusung Ganjar-Mahfud masih fokus pada pemenangan pilpres.

“Koalisi kan kami sudah dibangun dengan PDI Perjuangan, PPP, Perindo, Hanura, kerja sama politik bersama relawan mendapatkan dukungan rakyat,” katanya.

Isu keretakan hubungan Jokowi dan PDIP terus mengemuka sejak pencalonan Gibran Rakabuming di Pilpres 2024. Hubungan keduanya disebut-sebut telah berakhir. Jokowi terakhir tak hadir di HUT PDIP.

Namun belakangan, Jokowi disebut-sebut telah meminta waktu untuk bertemu dengan Ketua Umun PDIP Megawati Soekarnoputri meski kabar tersebut telah dibantah kedua pihak. (CNN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

MU Perubahan Padang Lawas Terbentuk

Berita selanjutnya

Tragis! 6 Orang Tewas-4 Luka Tabrakan Beruntun di Simalungun

TERBARU

Pemko Medan Gelar Medan Career Expo 2026, 124 Perusahaan Tawarkan 5.515 Lowongan Kerja

Rabu, 11 Februari 2026

FGD Board of Peace, Anggota DPD RI KH. M Nuh MSP : Kompromis tapi Tidak Boleh Larut

Selasa, 10 Februari 2026

Dukung Pawai Obor Sambut Ramadhan, Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Selasa, 10 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd