• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 12 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Sejarah Baru di Sepak Bola, Kartu Putih Dikeluarkan Wasit Pertama Kali

Editor: Editor
Sabtu, 28 Januari 2023
Kanal: Olahraga

Editor:Editor

Sabtu, 28 Januari 2023
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Portugal, POL | Selama ini di sepak bola dikenal dua kartu yang diberikan oleh wasit dalam pertandingan, yakni kartu kuning dan kartu merah. Kartu kuning diberikan oleh wasit sebagai peringatan kepada pemain di lapangan karena dianggap melanggar lawan secara kasar, memprotes keras wasit, berperilaku buruk terhadap lawan, maupun berperilaku kurang sopan terhadap suporter. Tak hanya pemain, kartu kuning bisa diberikan kepada pelatih, pemain cadangan di bench, dan ofisial tim.

Sementara kartu merah diberikan kepada pemain yang berarti harus meninggalkan lapangan pertandingan atau bahasa kasarnya pengusiran. Hal sama berlaku bagi pelatih, pemain cadangan di bench, maupun ofisial tim.

Wasit mengeluarkan kartu merah ketika pemain bersangkutan mendapat dua kartu kuning. Wasit bisa memberikan kartu merah lagsung apabila pemain dianggap melakukan pelanggaran yang membahayakan pemain lawan atau melakukan tindakan yang membuat pemain lawan terganggu dalam upaya mencetak gol, misalnya sengaja menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah bola masuk ke gawang.

Kartu kuning dan kartu merah di sepak bola diatur secara detail dalam Law of the Game yang dikeluarkan FIFA.

Namun, baru-baru ini ada pemandangan tak biasa di sebuah pertandingan sepak bola profesional. Seorang wasit, kebetulan wasit perempuan, mengeluarkan kartu putih di tengah pertandingan. Tentu saja ini adalah hal yang tak lazim di sepak bola dan merupakan kejadian pertama kali di sepak bola.

Sejarah baru di sepak bola itu terjadi pada Sabtu (21/1) dalam pertandingan Piala Portugal Wanita di Estadio da Luz yang mempertemukan Benfica melawan Sporting Lisbon. Jelang babak pertama berakhir, wasit perempuan yang memimpin laga tersebut dan bernama Catarina Campos, memberikan kartu putih. Uniknya, bukan kepada pemain, melainkan kepada staf medis kedua tim.

Pada menit 44 saat Benfica unggul 3-0, staf medis Benfica dan Sporting Lisbon tiba-tiba berlari menuju tribune penonton. Ternyata ada seorang penonton yang pingsan. Staf medis kedua tim merespons cepat dengan memberikan pertolongan pertama.

Atas tindakan staf medis tersebut, wasit Catarina Campos lantas memberikan kartu putih. Tentu saja penonton di Estadio da Luz dibuat kebingungan. Untuk pertama kali dalam pertandingan resmi sepak bola, wasit memberikan kartu putih.

Masih diselimuti tanda tanya, para penonton kemudian bertepuk tangan atas aksi sang wasit.

Lantas, apa arti kartu putih yang dikeluarkan wasit di sepak bola? Seperti dilansir Sky News, kartu putih merupakan wujud apresiasi tindakan sportivitas dan fair play di dalam lapangan saat pertandingan berlangsung. Tentu saja makna kartu putih bertolak belakang dengan kartu kuning maupun merah. Dengan kata lain, kartu merah diberikan bukan sebagai “hukuman” melainkan sebagai “apresiasi” atau “penghargaan”.

Kartu putih diperkenalkan sebagai bagian dari inisiatif Rencana Etika Olahraga Nasional Portugal untuk mendorong permainan yang adil dan telah diadopsi oleh Federasi Sepak Bola Portugal. Sejauh ini baru Portugal yang mengadopsi penggunaan kartu putih.

Itu artinya, staf medis kedua tim (Benfica dan Sporting Lisbon) yang mendapatkan kartu putih oleh wasit Catarina Campos mendapat apresiasi atas tindakan mereka memberikan pertolongan kepada penonton yang pingsan. Sudah jelas bahwa kartu putih bukan sebagai “hukuman” melainkan “apresiasi” atau “penghargaan”.

Portugal memang mempromosikan fair play di lapangan dengan salah satu caranya yakni memberikan kartu putih. Hal ini untuk mendorong pemain kedua tim dan ofisial tim untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan.

Seperti dilansir Mundo Deportivo, kartu putih digunakan untuk meningkatkan nilai etika olahraga dan memperkenalkan perubahan pada kartu saat ini (kuning dan merah) yang diperkenalkan di Piala Dunia 1970. Kartu kuning dan kartu merah memiliki karakter lebih menghukum.

Pengusulan kartu putih sebenarnya sudah lama. Hanya, ide sebelumnya sedikit berbeda dengan inisiatif saat ini.

Selama menjadi Presiden UEFA, Michel Platini mengusulkan kartu putih sebagai cara untuk menghukum pemain karena sikap buruk mereka terhadap wasit. Pemain dipaksa meninggalkan lapangan selama 10 menit. (POL/JPNN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kartu PutihPertama KaliSejarah BaruSepak Bola
Berita sebelumnya

Terima Cendekiawan Karo Indonesia, Bobby: Medan Butuh Kolaborasi dan Dukungan Semua

Berita selanjutnya

Sekdaprov Sumut: Persiapan HPN 2023 Melebihi Target

TERBARU

Pemkab Simalungun Ambil Langkah Strategis, Bongkar Gapura Perbatasan Siantar-Saribudolok Demi Kelancaran Lalu Lintas

Kamis, 12 Februari 2026

Sutarto Minta Pemerintah Perkuat Tata Kelola Data Penerima BPJS PBI

Kamis, 12 Februari 2026

Perluas Pasar UMKM Medan, Rico Waas Serahkan Sertifikasi Halal pada 100 UMKM

Kamis, 12 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd