• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 30 Juni 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Sedih!!! Aturan Hijab, Pejudo Indonesia Batal Tanding

Editor: Suganda
Senin, 8 Oktober 2018
Kanal: Olahraga

Editor:Suganda

Senin, 8 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, perjuanganonline | Judoka Indonesia, Miftahul Jannah, batal bertanding di Asian Para Games 2018 setelah menolak untuk melepas hijab saat masuk matras. Dia pun didiskualifikasi oleh wasit.

Miftahul dijadwalkan bertanding di JIEXPO Kemayoran, pukul 10.18 WIB di nomor -52 kg kategori low vision. Miftahul harsu menghadapi judoka Mongolia, Oyun Gantulga.

Sebelum memasuki gelanggang berupa matras, Miftahul, yang turun di blind judo, diminta untuk melepas hijab. Tapi, dia menolak. Kemudian, dia didiskualifikasi.

Penanggung jawab pertandingan judo Asian Para Games 2018, Ahmad Bahar, membenarkan kabar itu saat dikonfirmasi detikSport. Ada aturan yang mengaturnya.

“Permasalahan itu karena aturan. Aturan di judo itu atlet tidak diperkenankan memakai hijab pada saat masuk matras,” kata Bahar.

“Hanya masuk matras saja,” katanya lagi.

“Tapi, karena atlet ini tidak mau melepas dan memang sudah prinsip mau bagaimana lagi. Itu juga sudah peraturan,” ujar Bahar tanpa menjelaskan detail bunyi aturan tertulis tersebut.

Bahar sendiri mengetahui adanya aturan itu saat technical meeting yang berlangsung Minggu (7/10/2018) sore. Sesaat aturan dibacakan kemudian informasi soal aturan baru itu pun langsung disebarkan secara berantai kepada seluruh atlet, termasuk atlet Indonesia.

“Itu peraturan baru. Saya kurang tahu barunya tahun berapa. Tapi untuk ASEAN Para Games itu judo belum dipertandingkan. Sementara Asian Para Games 2014 saya kurang paham,” katanya lagi.

Terkait pelarangan menggunakan hijab saat berada di matras, judo Indonesia juga meminta bantuan orang tua dan psikolog untuk memberi pemahaman kepada atlet.

“Peraturan itu kami tahu saat technical meeting. Kami sudah mengarahkan atletnya agar melepas (hijab) saat masuk matras. setelah itu bisa pakai lagi. Tapi atletnya tidak mau. bahkan kami sudah mendatangkan orang tuanya supaya memberi semangat demi merah putih gak papa dicopot sebentar. Atletnya tak mau. Namanya sudah prinsip,” dia menjelaskan.(P03/DSport)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Asian Para GamesJudoMiftahul Jannah
Berita sebelumnya

Kisah Suparniyati, Anak Penjual Tempe Raih Medali Emas Asian Para Games 2018

Berita selanjutnya

Mulut dan Leher Dilakban, Mayat Mrs X Dibuang di Parit

TERBARU

GEMES 2026 Telan Rp2,5 Miliar, Publik Soroti Minim Inovasi dan Aroma Dugaan Korupsi

Minggu, 28 Juni 2026

Bukan Sekadar Kompetisi, Ajang Duta GenRe Medan Siapkan Remaja Jadi Pelopor Penggerak Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026

Tinjau Rumah Adat Sisingamangaraja Yang Terbakar, Rico Waas Pastikan Segera Dilakukan Perbaikan

Sabtu, 27 Juni 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd