• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 30 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Tewas di Papua, Emanuel Diberi Gelar Pahlawan Pembangunan di Bidang Infrastruktur

Editor: Suganda
Senin, 10 Desember 2018
Kanal: Hukum&Kriminal, Nasional

Editor:Suganda

Senin, 10 Desember 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

NTT, POL | Jenazah Emanuel Beli Naikteas Bano, salah satu korban penembakan di kabupaten Nduga, Papua, Senin (10/12) siang dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cendana Loka Kefamenanu, NTT. Jenazah Emanuel sebelumnya didoakan secara Katolik atau misa requem, oleh pastor setempat dan dilanjutkan upacara pelepasan jenasah secara adat oleh keluarga, di rumah duka di Jalan Sonbay, Kecamatan Kefa Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.

Setelah itu, jenazah langsung diserahkan kepada pemerintah daerah setempat. Pemakaman dipimpin oleh Wakil Bupati sebagai inspektur upacara.

Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes kepada wartawan mengatakan, pemerintah menyematkan gelar pahlawan pembangunan kepada Emanuel, karena dinilai ikut serta membangun infrastruktur di pelosok NKRI, melalui program presiden Joko Widodo yakni Nawacita atau membangun dari pinggiran.

“Kita pemerintah daerah dan masyarakat timor tengah utara juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada almarhum yang telah mendharma baktikan membangun nusa dan bangsa di daerah trans Papua,” katanya.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan oleh Emanuel patut diteladani oleh generasi sekarang, bahwa berbakti kepada negara tidak harus jadi pegawai namun, pekerja infrastruktur pun bisa karena bekerja untuk menghubungkan antar wilayah di negeri ini.

“Ini perlu diteladani dihargai dan tentu kedepan pemerintah juga di daerah kita perlu memperhatikan, kondisi ini kondisi nasional tapi di daerah ini juga mungkin penghargaan kepada pelaku pelaku pembangunan, terutama kita contoh tukang-tukang kita boleh ada uang tapi tanpa tukang, tanpa tenaga manusia tentunya pembangunan tidak bisa jalan. Kalo bisa kedepan para pelaku pembangunan yang memang berkorban, atau katakanlah mati di proyek-proyek, tu sebenarnya harus dihargai entah dihargai dengan cara apa, mungkin tidak pahlawan tapi ada penghargaan khusus dari pemerintah daerah,” ujar Aloysius.

Keluarga berterima kasih kepada Presiden, Panglima TNI dan Kapolri karena telah berusaha memulangkan jenasah Emanuel, sehingga dapat dikebumikan secara layak walaupun menghadapi berbagai rintangan, ketika mencari dan mengevakuasi para korban.

“Ini anak kami Emanuel Beli Naikteas Bano, pergi melakukan pekerjaan di Papua dalam rangka trans Papua, telah meninggal daripada serangan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Beliau pergi kesana dalam rangka pengabdian di bumi cendrawasih dan penghargaan yang diberikan negara melalui bapak Presiden Republik Indonesia, kami menyampaikan terima kasih. Bapak Presiden Republik Indonesia, bapak Joko Widodo telah memperhatikan anak kami, sehingga memberikan gelar pahlawan pembangunan di bidang infrastruktur,” ucap perwakilan keluarga, Stanis Tefa.

Emanuel menjadi satu dari sembilan belas korban pekerja proyek jembatan di gunung Kabo, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua. Jenasah Emanuel tiba di Kupang pada sabtu siang kemarin.(Mer/P03)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: KKB PapuaNduga
Berita sebelumnya

Buruh ‘Serbu’ Serbu Kantor Disnaker Sumut

Berita selanjutnya

Kejatisu: Kasus JR Saragih Sudah Kedaluarsa

TERBARU

Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan

Minggu, 29 Maret 2026
Bupati dr Asri Ludin Tambunan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Hanip Fahri MM MKed (KJ) SpKJ saat membuka Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah. (DS)

562 Calon Jemaah Deli Serdang Ikuti Manasik Haji Terintegrasi

Sabtu, 28 Maret 2026

UMKM Jadi Prioritas, Rico Waas Dorong Pelaku Usaha Medan Naik Kelas dengan Penguatan Digitalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd