• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 24 Juni 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Luhut Tak Bermaksud Kampanye saat Pertemuan IMF-Wolrd Bank

Editor: Suganda
Kamis, 18 Oktober 2018
Kanal: Ekonomi, Nasional, Politik

Editor:Suganda

Kamis, 18 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, perjuanganonline | Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Menkeu Sri Mulyani terancam diadukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Keduanya dinilai berkampanye dalam pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting di Bali, beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding mempersilakan pelaporan tersebut. Pun ia meminta baik Luhut dan Sri Mulyani menanggapi laporan itu.

“Ya namanya juga dilaporkan harus dihadapi. Ikut harus dihadapi yang ada, harus diikuti,” kata Karding di Hotel Veranda, Jakarta Selatan, Kamis (18/10).

Karding mengatakan Luhut sempat menceritakan terkait aksinya di IMF-Bank Dunia Annual Meeting di Bali beberapa waktu lalu. Menurut Luhut yaitu satu jari yaitu untuk juara satu Indonesia dan mengartikan kalau kegiatan IMF jadi nomer satu.

“Yang saya tahu dan ingat bahwa itu sih pak Luhut mengatakan satunya itu satu juara satu dalam penanganan. Dalam pelaksanaan IMF, dan juara satu Indonesia,” kata Karding.

Terlepas dari hal itu, Karding juga meminta kepada pihak KPU agar lebih intensif untuk mensosialisasi kepada para pejabat. Sebab menurut dia, para pejabat kurang paham terkait apa saja etika dalam berkampanye.

“Atraksi itu butuh kita peroleh, butuh sosialisasi yang mendalam. Terutama pejabat sibuk dan enggak memperhatikan itu kan, ya mereka kegiatan sehari-seharinya. Atau para pejabat harus berhati-hati. Jangan guyon, enggak boleh guyon,” ungkap Karding.

“Nah itu harus ada itu untuk itu tahapan awal hukum itu tahap awal diberikan teguran, atau diberikan persuasi, kalau sudah berulah itu kena hukum. itu solusinya,” tambah Karding.

Dia pun berharap jangan sampai persoalan terkait aksi tersebut menjadi besar. Karena itu dia meminta agar pesta demokrasi dihadapi dengan ide yang positif.

“Saya sih berharap jangan sampai, persoalan teknis mengalahkan subtansi, tujuan kita kan ingin membangun pileg,pilpres yang beredukasi yang artinya ide-ide dan gagasan kita sampai ke masyarakat. Jangan sampai terhalang gara-gara itu,” papar Karding. (P03/Mer)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: bawasluLuhut PanjaitanSri Mulyani
Berita sebelumnya

Luhut & Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

Berita selanjutnya

Ditabrak ‘Ular Besi’, Aswin Patah Rahang

TERBARU

Komisi III DPRD Medan Tagih Tanggung Jawab PLN atas Pemadaman Total

Selasa, 23 Juni 2026

Di DPRD Medan, Rico Waas Paparkan Strategi Efisiensi APBD 2025: Tanpa Utang, Fokus Banjir dan Digitalisasi PAD

Senin, 22 Juni 2026

Pemkab Labuhanbatu Berkomitmen Penuh Sukseskan Program Strategis Nasional Presiden Prabowo

Senin, 22 Juni 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd