Jakarta, POL | Ketua MPR Zulkifli Hasan bicara soal pilpres dan pemenangnya saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama (bukber) Presiden Jokowi-Wapres Jusuf Kalla. Zulkifli menekankan pemenang pilpres harus bisa merajut kembali Merah Putih.
“Pada akhirnya, tanggal 22 (Mei) akan ada pengumuman siapa yang menang, siapa yang terpilih. Dihitung secara manual, kami tidak mendahului. Tapi bagi MPR, yang diperintahkan UU untuk menjaga persatuan RI, menjaga kerukunan untuk kebersamaan. Kami selalu mengatakan nanti tentu ada yang terpilih tanggal 22,” kata Zulkifli di rumah dinasnya, di kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat (10/5/2015).
Selain merajut kembali Merah Putih, Zulkifli mengatakan persatuan harus diperkokoh. Jika dua hal itu bisa dirajut, katanya, barulah Indonesia menang.
“Tapi kami bersepakat adalah kita akan menang jika nanti pemenang itu bisa menjahit kembali Merah Putih. Bisa merajut persatuan memperkokoh persatuan kebersamaan. Barulah Indonesia menang. Kita menang. Sekali lagi kalau kita bisa merajut menjahit kembali Merah Putih,” sambung dia.
Zulkifli kemudian mencontohkan menjahit Merah Putih yang dimaksud. Misalnya, interaksi dirinya dengan Jokowi yang tidak didukungnya pada Pilpres 2019.
“Seperti apa? Ya seperti gambar ini. Kita memakai Merah Putih. Dan misalnya bagaimana sih merajut Merah Putih itu?” ujar Zulkifli.
“Saya ini kan tidak mendukung Pak Jokowi. Tapi saya datang ke presiden, ‘Pak, seperti biasa tahun-tahun lalu, bukber bergiliran. Pak Presiden menyambut dengan terbuka, wajah gembira, walaupun kemarin saya tak dukung, saya duduk berdampingan, diterima dengan baik, akrab. Itulah yang kita anggap bisa menjahit kembali Merah Putih,” sambung dia. (POL/DC)







