Medan, POL | Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., mengharapkan masukan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mendukung pelaksanaan lima program prioritas Pemko Medan.
Hal ini disampaikan Wali Kota saat menerima audiensi Rektor USU, Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., dan para dekan serta wakil dekan yang baru dilantik, Rabu (19/5/2021) di Ruang Rapat I, Kantor Wali Kota Medan.
Dalam pertemuan, Wali Kota memaparkan tentang lima program prioritas yang tengah dijalankan Pemko Medan, salah satu program prioritas adalah penanganan pandemi Covid-19 dan berbagai langkah telah dilakukan di antaranya melaksanakan vaksinasi.
Wali Kota mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Pemko Medan memastikan sasaran program ini sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan. “Tiga bulan belakangan ini kita gencarkan program vaksinasi, dengan prioritas lansia yang memiliki risiko tinggi apabila terpapar,” ujar Wali Kota yang berhenti berbicara saat azan Asar berkumandang.
Wali Kota juga menyampaikan tentang program kebersihan, yang saat ini pihak kecamatan yang bertanggung jawab soal kebersihan serta program insfrastruktur, dengan target seluruh jalan rusak di bawah kewenangan Pemko akan diperbaiki dalam waktu dua tahun.
“Kita tidak ingin hanya mencapai target waktu saja, namun kualitas jalan itu harus jadi perhatian. Jangan baru beberapa bulan diperbaiki sudah rusak lagi. Ini tentunya membutuhkan masukan dari kalangan akademisi juga,” ucap Wali Kota.
Dua program prioritas lainnya adalah penanganan banjir dan penataan kawasan heritage Kesawan. “Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk keberhasilan program ini, termasuk pihak Universitas,” ungkap Wali Kota.
Rektor USU, Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. sebelumnya mengatakan, USU yang berlokasi di Medan mempunyai tanggung jawab membantu Pemko Medan. “Ini juga untuk menghindari universitas menjadi menara gading di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Disebutkan Muryanto, dapat dilakukan sinkronisasi kegiatan penelitan dan pengabdian masyarakat Universitas dengan program-program prioritas Pemko Medan. Hasil dari kegiatan ini, lanjutnya, dapat dijadikan pemerintah sebagai bahan pertimbangan untuk membuat pola maupun regulasi. (POL/COS)







