• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Terima Kedutaan Jerman, Sekda Sampaikan Potensi Besar Investasi di Sumut

Editor: Editor
Jumat, 16 Agustus 2019
Kanal: Kota

Editor:Editor

Jumat, 16 Agustus 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Hj R Sabrina menyampaikan bahwa pontensi bagi negara lain berinvestasi di daerah ini sangat besar. Luasnya wilayah dan kayanya sumber alam, menjadikan provinsi dengan 33 kabupaten/kota ini surga bagi penanam modal.

Hal itu disampaikan Sekda saat menerima kunjungan Dirjen Ekonomi dan Global Isu Kedutaan Besar Jerman Hendrik Barkeling beserta Konsul Kehormatan Jerman di Medan Darmadi Liliek di ruang kerjanya, Kamis (15/8/2019).

Dalam perbincangan yang berlangsung, Sabrina mengatakan bahwa Sumut memiliki luas wilayah dengan ukuran lebih dari setengah pulau Jawa. Punya banyak potensi sumber daya alam (SDA), mulai dari kawasan pantai hingga pegunungan, kawasan perkebunan hingga hutan. Termasuk kawasan perindustrian sampai lokasi pariwisata yang eksotis.

“Intinya kami membuka peluang kepada negara asing untuk berinvestasi di sini. Untuk industri saja, kita punya KEK (Kawasan Industri Khusus) Sei Mangkei yang khusus untuk produksi kelapa sawit dan turunannya,” sebut Sabrina.

Untuk keberadaannya sendiri, mendukung investasi karena mudahnya perizinan tanpa harus ke Jakarta. Bahkan di Pemprov Sumut tengah disiapkan sistem yang lebih meringankan, yakni menggunakan barcode (elektronik). Sehingga nantinya jika Kepala Dinas atau pejabat terkait tidak berada di tempat, proses tetap bisa berjalan.

“Kami punya banyak hasil alam. Tetapi produksinya yang perlu dikembangkan. Makanya kami banyak mengirimkan anak-anak muda untuk belajar ke luar negeri sambil bekerja. Setelah dua tahun, mereka kembali ke sini, untuk mengabdi di sini setelah mendapat penidikan di luar,” jelas Sabrina.

Begitu juga soal pariwisata andalan seperti Danau Toba dan lainnya, Sekda mengakui bahwa permasalahan yang masih perlu dibenahi adalah bagaimana mengelola limbah yang dihasilkan dari berbagai tempat, baik produksi maupun domestik.

“Selain itu, kita juga ada Nias yang bisa dijadikan tujuan wisata. Namun keterbatasan di sana karena pulau, memerlukan pembangunan yang lebih maju. Supaya masyarakatnya tidak lagi sibuk merantau ke luar,” kata Sekda. (POL/W)

 

========

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kedutaan Jerman
Berita sebelumnya

Dinas Ketahanan Pangan Harus Antisipasi Kenaikan Harga Cabai

Berita selanjutnya

Satpol PP Kembali Tumbangkan 18 Papan Reklame Bermasalah

TERBARU

Pemko Medan Jalankan PKH Medan Makmur, Tahun Ini 10.000 Penerima Masing-Masing Rp2,4 Juta

Rabu, 1 April 2026

Perkuat Layanan Jantung, RSUD dr Pirngadi Medan Kini Miliki Alat Cath Lab dan CT Scan Baru

Rabu, 1 April 2026

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd