Medan, POL | Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya melaksanakan peletakan batu pertama revitalisasi Pasar Timah Jalan Timah, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, Jumat (11/10/2019).
“Mari kita jadikan Pasar Timah sebagai pasar kebanggaan dan miniatur serta ikon Kota Medan,” ajak Rusdi kepada para pedagang pada acara yang juga dihadiri pihak pengembang, Sumandi Wijaya dan David Sulaiman Tan, serta unsur Muspika Medan Area.
Rusdi didampingi unsur direksi lain dan Kepala Cabang (Kacab) I, Syahfrizl Lubis menyatakan, revitalisasi dilakukan untuk kepentingan dan kebaikan pedagang. Karena itu, mari bangkitkan kembali pasar yang ada sejak 1950 sehingga menjadi pasar kebanggaan serta miniaturnya Medan
“Sejak 10 September lalu, dan saat ini merupakan hari kebahagiaan, karena kita sudah menunjukkan keinginan menuju kebaikan bersama. Kita berkumpul di sini untuk ‘mengubur’ cerita-cerita masa lalu dan menyatukan tekad membangun pasar ini dengan baik sebagai upaya menambah kesejahteraan pedagang,” kata Rusdi
Menurutnya, Pasar Timah yang memiliki panjang mencapai 325 meter, diproyeksikan sebagai pasar terpanjang di Medan, bahkan Indonesia. Sebab, ke depannya direncanakan akan dilakukan pengembangan hingga mencapai 500 meter.
“Dengan keunggulan itu, mari jadikan Pasar Timah sebagai model pasar yang baik, apalagi banyak akses jalan menuju pasar ini,” sarannya.
Rusdi juga menyerahkan Surat Izin Tempat Berjualan (SITB) kepada para pedagang. Menurutnya, ini membuktikan janji dan komitmen PD Pasar kepada para pedagang sesuai kesepakatan bersama sebelumnya.
Di kesempatan itu, Rusdi juga mengajak pedagang untuk mendukung pembangunan pasar tradisional agar jangan sampai tergerus pasar modern. “Pasar merupakan rumah pedagang, karena itu mari kita jaga dan rawat agar terus berkembang,” pungkasnya.
Ketua Persatuan Pedagang Pasar Timah, Ahmad menekankan, agar PD Pasar Kota Medan tetap komitmen berpegang pada kesepakatan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.
“Kami juga mengapresiasi kinerja berbagai pihak hingga kesepakatan bisa tercapai. Bahkan, kami bangga terhadap Dirut PD Pasar Kota Medan yang begitu tanggap dengan permasalahan pedagang dan selalu mementingkan aspirasi para pedagang,” tegasnya.
Sempat tertunda selama kurang lebih 5 tahun, akhirnya revitalisasi Pasar Timah dapat terealisasi berkat lobi-lobi dan komunikasi yang dibangun oleh jajaran PD Pasar, terutama pendekatan persuasif Dirut Rusdi Sinuraya kepada pedagang dan pihak terkait lainnya.
Acara peletakan batu pertama dimulainya revitalisasi Pasar Timah juga dirangkai penyerahan bantuan kepada anak yatim, kaum duafa serta plakat kepada Ketua Persatuan Pedagang Pasar Timah. (POL/rel)







