• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 6 Juli 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Positif Versi Rapid Test, 8 Tenaga Medis Sumut Dikarantinakan

Editor: Editor
Kamis, 28 Mei 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Kamis, 28 Mei 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test, delapan orang tenaga medis yang bertugas di RS GL Tobing, Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumut, harus menjalani karantina.

“Ke-8 tenaga medis itu antara lain 2 dokter dan 6 orang perawat. Untuk hasil tes swab belum keluar, masih dikerjakan,” kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, dr Whiko Irwan, Kamis (28/5).

Mereka, katanya, diduga terpapar dari pasien meski memakai Alat Pelindung Diri (APD).

“APD tetap ada resiko terkontaminasi, APD itu memperkecil saja, terpapar corona kan bisa dari perilaku, sikap, dari alat-alat yang digunakan. Apalagi jika memakai APD yang tidak sesuai standar, pasti ada risikonya,” terangnya.

Di rumah sakit rujukan Covid-19 itu, kata dia, tenaga medis biasanya bertugas selama dua pekan, kemudian melakukan karantina selama satu minggu. Setelah itu, mereka menjalani rapid test.

“Jika hasil rapid test negatif, mereka (tenaga kesehatan) bisa kembali ke rumah dan bisa bertugas lagi minggu berikutnya. Tapi kalau positif Corona mereka dikarantina dan dilanjutkan tes swab,” kata Whiko.

Mengenai jumlah keseluruhan petugas media yang terpapar di Sumut, menurut dr Whiko masih dilakukan pendataan oleh Dinas Kesehatan Sumut.

“Kalau untuk jumlah keseluruhan, belum ada datanya. Karena yang merawat pasien covid kan bukan hanya di rumah sakit rujukan, tapi juga rumah sakit swasta. Jadi tengah didata oleh dinas kesehatan. Jangan sampai perawatan yang tidak sesuai standar justru malah membantu menyebarkan corona,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan, hingga Rabu (27/5), jumlah yang positif Covid-19 di Sumut bertambah 17 orang atau menjadi 332 orang yang diisolasi di rumah sakit. Sementara itu yang meninggal dunia ada 35 orang dan sembuh 116 orang, serta 146 pasien dalam pengawasan (PDP). (POL/Net)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 8 Tenaga Medis
Berita sebelumnya

Bupati Taput Tegaskan Penerima BLT Diluar Penerima PKH dan BST dari Kemensos

Berita selanjutnya

Kadis PUPR Taput Dalan Sumanjuntak: Dari Rp 89 Miliar Tinggal Rp27 M untuk Infrastruktur

TERBARU

Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan dengan Penguatan Prinsip Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan

Jumat, 3 Juli 2026

Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh

Jumat, 3 Juli 2026

Analisis Media Sosial Jadi Kunci Tata Kelola Pemerintahan dan Kebijakan Publik, Mengemuka di Forum Komdigi APEKSI XVIII

Jumat, 3 Juli 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd