• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 11 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

Positif Versi Rapid Test, 8 Tenaga Medis Sumut Dikarantinakan

Editor: Editor
Kamis, 28 Mei 2020
Kanal: Kota

Editor:Editor

Kamis, 28 Mei 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test, delapan orang tenaga medis yang bertugas di RS GL Tobing, Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumut, harus menjalani karantina.

“Ke-8 tenaga medis itu antara lain 2 dokter dan 6 orang perawat. Untuk hasil tes swab belum keluar, masih dikerjakan,” kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, dr Whiko Irwan, Kamis (28/5).

Mereka, katanya, diduga terpapar dari pasien meski memakai Alat Pelindung Diri (APD).

“APD tetap ada resiko terkontaminasi, APD itu memperkecil saja, terpapar corona kan bisa dari perilaku, sikap, dari alat-alat yang digunakan. Apalagi jika memakai APD yang tidak sesuai standar, pasti ada risikonya,” terangnya.

Di rumah sakit rujukan Covid-19 itu, kata dia, tenaga medis biasanya bertugas selama dua pekan, kemudian melakukan karantina selama satu minggu. Setelah itu, mereka menjalani rapid test.

“Jika hasil rapid test negatif, mereka (tenaga kesehatan) bisa kembali ke rumah dan bisa bertugas lagi minggu berikutnya. Tapi kalau positif Corona mereka dikarantina dan dilanjutkan tes swab,” kata Whiko.

Mengenai jumlah keseluruhan petugas media yang terpapar di Sumut, menurut dr Whiko masih dilakukan pendataan oleh Dinas Kesehatan Sumut.

“Kalau untuk jumlah keseluruhan, belum ada datanya. Karena yang merawat pasien covid kan bukan hanya di rumah sakit rujukan, tapi juga rumah sakit swasta. Jadi tengah didata oleh dinas kesehatan. Jangan sampai perawatan yang tidak sesuai standar justru malah membantu menyebarkan corona,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan, hingga Rabu (27/5), jumlah yang positif Covid-19 di Sumut bertambah 17 orang atau menjadi 332 orang yang diisolasi di rumah sakit. Sementara itu yang meninggal dunia ada 35 orang dan sembuh 116 orang, serta 146 pasien dalam pengawasan (PDP). (POL/Net)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 8 Tenaga Medis
Berita sebelumnya

Bupati Taput Tegaskan Penerima BLT Diluar Penerima PKH dan BST dari Kemensos

Berita selanjutnya

Kadis PUPR Taput Dalan Sumanjuntak: Dari Rp 89 Miliar Tinggal Rp27 M untuk Infrastruktur

TERBARU

Pemko Medan Gelar Medan Career Expo 2026, 124 Perusahaan Tawarkan 5.515 Lowongan Kerja

Rabu, 11 Februari 2026

FGD Board of Peace, Anggota DPD RI KH. M Nuh MSP : Kompromis tapi Tidak Boleh Larut

Selasa, 10 Februari 2026

Dukung Pawai Obor Sambut Ramadhan, Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Selasa, 10 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd