Medan, POL | Ketua PGRI Sumut Drs Abdul Rahman Siregar mengapresiasi kepedulian Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi terhadap dunia pendidikan di daerah ini.
“Terutama perhatiannya kepada peningkatan kesejahteraan para guru,” kata Abdul Rahman Siregar melalui aplikasi WhatsApp, Minggu (23/7/2023).
Rahman mengakui, semenjak Gubernur Sumut dijabat Edy Rahmayadi usulan PGRI Sumut selalu mendapatkan perhatian serius, contohnya soal kesejahteraan guru honor dari 40.000 ribu perjamnya menjadi 90.000 ribu perjam.
Kata dia, kenaikan luar biasa yang diberikan Gubernur semata-mata untuk memajukan dunia Pendidikan di Sumut demi tercapainya “Sumut Bermartabat”.
Apalagi, jelas Rahman, tahun 2023 ini SK 891 Guru honor yang lulus P3K juga telah diserahkan langsung Gubernur. “PGRI Sumut sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan berterimakasih kepada Gubernur yang begitu serius memajukan Dunia Pendidikan,” kata mantan Alumni HMI ini.
Bahkan, sebutnya lagi, Gubsu Edy Rahmayadi dalam suatu kesempatan pernah menyatakan keinginannya menyiapkan Guru terbang ke daerah terpencil untuk membantu guru.
Rahman mengatakan, niat tersebut disampaikan Gubsu Edy yang saat itu didampingi Plt Kadis Pendidikan Larso Marbun kepada kepada PGRI Sumut di Aula T.Rizal Nurdin Jalan Sudirman Medan.
Menurutnya lagi, soal guru terbang itu dikemukakan Gubernur sewaktu PGRI SU menjadi juara umum lomba Olimpiade Guru Tingkat Nasional 2020 dengan raihan 86 Emas 56 Perak dan 45 Perunggu pada cabang ilmu yang dilombakan.
Pada olimpiade itu, sambung Rahman, diperlombakan sebanyak 22 cabang ilmu, yang mana akhirnya Sumut menjadi juara nasional mengalahkan provinsi yang ada di Pulau Jawa.
“Namun sayangnya, keinginan Gubsu belum dapat dilaksanakan karena anggarannya digunakan untuk menanggulangi pandemi Covid-19 saat itu,” kata Ketua PGRI ini mengenang niat mulia Gubernur.
Untuk itu, kita berdo’a semoga Bapak Gubernur selalu sehat walafiat dan sukses dalam menempuh karir ke depannya. “Semoga Sumut Bermartabat di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi,” sebut Abdul Rahman Siregar. (POL/LUKMAN)






