• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 17 Juli 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih

Editor: Editor
Kamis, 16 Juli 2026
Kanal: Kota

Editor:Editor

Kamis, 16 Juli 2026
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, POL | Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mempertanyakan isu mengenai pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan total nilai mencapai Rp1,8 triliun untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hal tersebut disampaikan Mufti dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026) kemarin.

Dalam rapat tersebut, Mufti Anam meminta klarifikasi langsung kepada Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengenai kebenaran informasi yang menurutnya tengah menghebohkan masyarakat.

“Izin ke Bapak Menteri. Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta yang nilainya 1,8 triliun. Lalu kemudian dari isu ini kami coba mencari informasi, tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga mencari informasi ke pihak-pihak terkait juga tidak berani jawab. Nah, maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada Pak Menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran 1,8 triliun itu betul tidak, Pak?” ujar Mufti Anam.

Mufti kemudian membandingkan harga tersebut dengan harga pasaran di platform belanja daring (e-commerce).

Ia menyebutkan bahwa harga satuan kipas angin jauh di bawah asumsi Rp1 juta per unit jika merujuk pada total anggaran tersebut.

“Saya tadi pagi coba membuka e-commerce. Ada kipas angin, saya tidak mau yang tidak terkenal, yang selama ini dipakai rakyat kita saja, namanya Cosmos. Ini kipas angin Cosmos di e-commerce, yaitu kipas angin di e-commerce official store-nya milik Cosmos, itu harganya Rp338.000, Pak, ya kan, Rp338.000. Lalu kemudian kalau Bapak bisa cek di Shopee, di Tokopedia, harganya lebih murah lagi, Pak, hanya Rp300.000-an kan. Itu kalau beli satuan,” katanya.

“Artinya kalau pemerintah beli dalam jumlah ribuan, ratusan, bahkan 1,8 juta begitu, artinya pastinya akan jauh lebih murah dari Rp300.000 yang kita temukan di Shopee dan Tokopedia. Itu kipas angin yang standing loh, Pak. Yang hembusan anginnya bisa mungkin bisa apa? Menghempaskan tikus-tikus di KDMP begitu,” lanjutnya.

Mufti pun mendesak rincian jika proyek tersebut benar-benar ada.

“Nah, maka pertanyaannya, kalau memang pengadaan ini betul, Pak Menteri, itu kipas anginnya mereknya apa? Spesifikasinya apa? Dan kemudian dibelinya di mana, Pak Menteri?” tegasnya.

Merespons hal tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono membantah bahwa proyek pengadaan itu berada di bawah kementeriannya.

Ia juga memberikan ilustrasi mengenai perbedaan harga kipas angin berdasarkan spesifikasinya.

“Soal kipas angin ini saya enggak tahu. Ini kalo pengadaannya bukan kami, Pak. Tapi rasanya angka yang yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di Shopee ini 11.465.000. Tapi itu, saya enggak tahu persis,” jawab Ferry.

Lebih lanjut, Menkop menekankan pentingnya transparansi melalui sistem digital Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) untuk memantau pengadaan barang di masa mendatang.

“Tapi itu saya gak tahu persis. Itu mengenai dashboardnya pak, memang di situ lah pentingnya sistem informasi manajemen koperasi desa karena nanti itu akan diperlihatkan semuanya dan dashboardnya bisa diakses siapa pun untuk melihat termasuk juga proses perencanaan pengadaan sampai juga dengan implementasi programnya pak,” pungkasnya. (sc)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: 8 TDPRIsuKipas Angin Rp 1Koperasi Merah Putih
Berita sebelumnya

Prediksi Supercomputer: Spanyol Vs Argentina, Tim Matador Favorit Juara

Berita selanjutnya

Polsek Panai Hilir Tertibkan Penjualan Minuman Keras, Seorang Pemilik Cafe Diamankan

TERBARU

Terima Kunjungan Dubes Prancis, Zakiyuddin Harahap Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan Hingga Industri Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026

Buntut Isu ‘Dalang Kerusuhan’ Demo Agustus, PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik ke PN Jaksel

Kamis, 16 Juli 2026

Sebelum Lapor Presiden, Zulhas Minta Penyalahgunaan Program MBG Dibereskan Dalam Waktu Sebulan

Kamis, 16 Juli 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd