• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 30 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Kota

DED dan Pekerjaan Fisik Revitalisasi Lapangan Merdeka Dimulai Setelah BKP Pemprovsu Ditampung APBD Sumut 2022

Editor: Editor
Senin, 11 Oktober 2021
Kanal: Kota

Editor:Editor

Senin, 11 Oktober 2021
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Wali Kota Medan, Bobby Nasution terus mendorong realisasi revitalisasi Lapangan Merdeka. Pradisain telah selesai, persiapan dan perencanaan pun terus dimatangkan. Selanjutnya, setelah Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) dari Pemprovsu turun, dimulai penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang akan dilanjutkan dengan tender dan pembangunan fisik.

“Kita ‘kan dijanjikan oleh Gubsu mendapat BKP, bantuan dari keuangan dari provinsi sejumlah Rp100 miliar. Pradisain sudah selesai. Setelah BKP dari Pemprovsu turun, kita akan mulai menyusun DED,” terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Benny Iskandar, kemarin di ruang kerjanya.

Benny Iskandar berharap, BKP dari Pemprovsu ini dapat ditampung dalam APBD Sumut Tahun Anggaran 2022, sehingga proses pelaksanaan revitalisasi Lapangan Merdeka ini bisa dimulai di awal 2022 juga

Sembari menunggu kabar baik dari Pemprovsu itu, lanjut Benny, Pemko Medan mulai Oktober sampai November 2021 menyiapkan gambar dan tahapan. Revitalisasi Lapangan Merdeka ini, terang Benny, diperkirakan membutuhkan anggaran Rp174 miliar, dengan rincian Rp 100 miliar dari BKP Pemprovsu dan Rp74 miliar dari APBD Pemko Medan serta sumber pembiayaan lainnya. Karena itulah, harus disiapkan gambar dan tahapan yang dikerjakan dengan menggunakan dana BKP Pemprovsu dan APBD Pemko Medan serta sumber pembiayaan lainnya.

“Ini harus dilakukan, karena satu objek tidak boleh dikerjakan sekaligus dengan dua anggaran yang berbeda,” ungkap Benny Iskandar.

Dia juga menerangkan, selain untuk penyusunan DED, dana bantuan BKP Pemprovsu yang telah dijanjikan Gubsu ini akan digunakan untuk pembangunan kontruksi, supervisi, sekaligus pengawasan. Untuk pembangunan konstruksi bassement Lapangan Merdeka, sebut Benny, rencananya direalisasikan dengan menggunakan dana BKP. Sedangkan bagian permukaan Lapangan Merdeka menggunakan dana APBD Medan.

Dengan estimasi BKP dari Pemprovsu masuk ke APBD Sumut Tahun 2022,  jelas Benny, direncanakan penyusunan DED Revitalisasi Lapangan Merdeka dilakukan pada Januari sampai Maret 2022. Selanjutnya pada April 2022 dilakukan pelelangan yang dilanjutkan dengan pengerjaan fisik.

Benny menambahkan, sembari terus mematangkan persiapan revitalisasi Lapangan Merdeka, Pemko Medan juga melakukan sosialisasi-sosialisasi untuk merekolasi bangunan-bangunan yang ada di Lapangan Merdeka ke tempat lain.

“Inilah yang tengah disiapkan kajiannya. Di sana ada Merdeka Walk, ada tempat parkir, kantor polisi, ada pedagang buku, ada juga kantor milik Pemko Medan. Tidak hanya disain yang kita pikirkan. Walau mereka ditempatkan di lokasi yang sama, misalnya di bassement, tapi ‘kan butuh pembicaraan. Yang bertugas untuk membicarakan ini adalah Badan Pengelola Kawasan Kota Tua Kesawan,” ucapnya.

Revitalisasi Lapangan Merdeka yang dilakukan Bobby Nasution bukan saja menyahuti aspirasi masyarakat. Lapangan yang berada di pusat kota ini akan tetap dipertahankan sebagai ruang kota bersejarah, juga menjadikannya sebagai infrastrukur. Gubsu Edy Rahmayadi  telah menyatakan dukungannya, bahkan menjanjikan bantuan dari pemerintah provinsi sebesar Rp100 miliar.

Pemko Medan sendiri telah menyusun perencanaan untuk revitalisasi ini, termasuk infrastruktur pedestrian, drainase, air limbah, hingga  pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah.

Revitalisasi ini mempertahankan pohon trembesi tua dan fungsinya sebagai ruang terbuka publik, juga sebagai mitigasi perubahan iklim.  Selain itu, Lapangan Merdeka pun didisain sebagai ruang kota yang mengapresiasi sejarah Medan dan sejarah Proklamasi Kemerdekaan. Revitalisasi ini juga diharapkan dapat menjadikan Lapangan Merdeka sebagai “void”, ruang terbuka kota, ruang kontemplasi dan refleksi untuk memahami sejarah masa lalu dan menyiapkan langkah pembangunan ke masa depan.  (POL/Cos)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: APBD Sumut 2022DEDPekerjaan FisikRevitalisasi Lapangan MerdekaSetelah BKP Pemprovsu
Berita sebelumnya

Berkat komunikasi Wali Kota, Pemerintah Pusat akan Memperbaiki 100 % Jalan Nasional di Medan

Berita selanjutnya

Tinjau Lapangan, DPRD Samosir Segera Tetapkan Ranperda Pengakuan Tanah Ulayat

TERBARU

Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026

Rico Waas Bawa Pesan Kedamaian di Tengah Ribuan Jemaat Paskah Oikumene

Kamis, 30 April 2026

Dari PSEL hingga BRT, Rico Waas Optimis Dukungan Prananda Surya Paloh Di Pusat Dapat Percepat Proyek Strategis Nasional

Kamis, 30 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd