Medan, POL | Ketua PGRI Sumatera Utara Drs Abdul Rahman Siregar mengucapkan “Terima Kasih” kepada Pemko Medan dan DPRD Medan serta Dinas Pendidikan Kota Medan yang telah menyelesaikan Pembayaran Kesejahteraan Guru honor sebelum peringatan Hari Guru Nasional dan Hari ulang Tahun PGRI ke 75 tahun 2020.
Ungkapan terima kasih ini disampaikan Ketua PGRI Sumut kepada Perjuangan melalui Whatss Ups (WA), Selasa (04/11/20).
Rahmanmen jelaskan, sebanyak 7.139 guru honor dan tenaga operator sekolah di Medan menerima dana bantuan non sertifikasi sebesar Rp 18,1 Miliar lebih dari Pemko Medan. Pencairan dana tersebut terhitung Januari-Juni 2020 (semester I) dan akan ditransfer ke rekening masing masing.
“Anggaran tersebut amat berguna membantu kesejahteraan guru demi tercapainya peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan,” katanya.
Di Tahun 2020, Pemko Medan mengalokasikan dana di APBD sebesar Rp 40 Miliar lebih. Untuk guru honor sekolah negeri sebesar Rp 23 Miliar lebih dan guru honor swasta sebesar Rp 14,2 Miliar lebih. Sedangkan untuk bantuan operator dapodik Rp 3 Miliar lebih.
Ditambahkan Rahman, adapun guru honor dan operator dapodik yang menerima bantuan yang bertugas sebagai guru honor di sekolah negeri dan swasta serta operator dapodik per Juni 2020, sebagai tenaga guru honor sesuai SK pengangkatan minimal 2 tahun yang diterbitkan Kepala Sekolah. Ketentuan itu mulai dari tingkat TK hingga SMP sederajat dan tidak mendapatkan dana sertifikasi.
Sedangkan jumlah bantuan yang diterima para guru honor bervariasi berdasarkan lama bertugas. Untuk guru di sekolah negeri dibagi 3 klaster yakni Rp 600 ribu, Rp 800 ribu dan Rp 1 Juta perbulannya. Sementara di sekolah swasta mendapat Rp 250 ribu per bulannya. Dan untuk tenaga operator di sekolah negeri mendapat Rp 600 ribu perbulannya.
Secara rinci para guru honor yang mendapat bantuan tersebut yakni TK Negeri = 4 orang, SD Negeri = 2.042, SMP Negeri = 291 orang. Sedangkan TK Swasta = 586 orang, SD Swasta = 2.489 orang, SMP Swasta = 1.424 dan tenaga operator = 303 orang. Jumlah keseluruhan 7.139 orang meliputi guru di negeri = 2.337 orang dan sekolah swasta = 4.499 orang,Papar Ketua PGRI Sumut.
PGRI Sumut berharap kedepannya agar Pembayaran Kesejahteraan Guru Honor di bayarkan setiap bulannya.
Rahman mencontohkan seperti yang di lakukan oleh Gubernur Sumatera utara Purn Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi untuk Guru SMA ,SMK dan SLB dana kesejahteraan di bayarkan setiap bulannya.
Dalam kesempatan juga Abdul Rahman meminta kepada para Guru honor untuk terus bekerja dengan Ikhlas dan cerdas, dalam memajukan Pendidikan kota Medan. PGRI Sumatera utara dan kota Medan mengucapkan Syukur Alhamdulilah semoga senantiasa kita selalu mendapatkan Petunjuk nya .hidup Guru dan PGRI Dirgahayulah Dikau. (POL/lmen)







