• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 6 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Total Korban Tewas Serangan Bom di Sri Lanka 207 Jiwa

Editor: Suganda
Senin, 22 April 2019
Kanal: Internasional

Editor:Suganda

Senin, 22 April 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Sri Lanka, POL | Korban jiwa akibat serangan bom di Sri Langka terus bertambah. Kini, total sudah 207 korban tercatat tewas serta 450 jiwa lainnya luka-luka, demikian laporan media lokal yang mengutip keterangan juru bicara polisi.

Menurut harian yang dikelola pemerintah, Daily News, sebanyak delapan ledakan enam di antaranya pada Ahad pagi dan sisanya pada siang hari dilaporkan terjadi di dalam dan luar Ibu Kota Sri Lanka, Kolombo.

Pada Ahad pagi, gereja di Kota Kochchikade, Negombo dan Batticaloa, serta Hotel Kingsbury, Cinnamon Grand dan Shangri La menjadi sasaran.

Setelah ledakan, personel pasukan polisi khusus dikerahkan di Bandar Udara Internasional Banadaranaike di Kolombo untuk mencegah kemungkinan serangan di sana.

Polisi Sri Lanka mengatakan satu van yang diduga digunakan untuk membawa tersangka dan peledak ke Kolombo ditemukan dan pengemudinya ditangkap di Kota Wellawatte di Sri Lanka Timur pada Ahad malam, demikian laporan harian lokal Daily Mirror.

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena menyeru warganya agar tenang dan mengatakan ia “telah menginstruksikan lembaga pemerintah agar segera bertindak,” demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.

Sementara itu MJenteri Negara Sri Lanka Urusan Pertahanan Dinendra Ruwan Wijewardene mengumumkan jam malam selama 12 jam, yang berlaku pada pukul 18.00 waktu setempat (19.30).

Ia menggambarkan serangkaian serangan bom tersebut sebagai “serangan teroris oleh kaum fanatik.”

Media sosial dan aplikasi pesan singkat juga diblokir di seluruh negeri itu guna mencegah penyebaran keterangan yang menyesatkan dan desas-desus, kata Daily News.

Menteri Pendidikan Viraj Kariyawasam mengumumkan bahwa sekolah tetap tutup selam dua hari, kata surat kabar tersebut.

Belakangan, ledakan ketujuh ditujukan ke satu hotel bintang-tiga di dekat kebun binatang di Dehiwala. Seperti diberitakan Antara.(Ant)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bom Sri Lanka
Berita sebelumnya

Laga Kambing, 2 Pemuda Tewas di Sergai

Berita selanjutnya

Bupati Asahan Taufan Simatupang Meninggal Dunia

TERBARU

Menekan Angka Stunting, Pemkab Labuhanbatu Salurkan Bantuan Program GENTING Tahap III 2026

Kamis, 5 Maret 2026

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview

Rabu, 4 Maret 2026

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Rabu, 4 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd